Selasa 28 Januari 2020, 05:20 WIB

PT Taspen Raup Laba Rp388,24 Miliar

(Des/E-3) | Ekonomi
PT Taspen Raup Laba Rp388,24 Miliar

Dok. PT Taspen
PAPARAN KINERJA PT TASPEN

 

PT Taspen (persero) atau Tabungan dan Asuransi Pegawai Negeri mencatatkan hasil positif selama 2019 dengan membukukan laba bersih Rp388,24 miliar. Hasil itu melonjak Rp116,69 miliar jika dibandingkan dengan laba di 2018 yang tercatat Rp271,55 miliar atau naik sebesar 42,97% secara year on year (yoy).

Lonjakan laba tersebut ditopang kenaikan pendapatan premi sebesar Rp977 miliar serta kenaikan pendapatan investasi sebesar Rp1,46 triliun, atau masing-masing naik sebesar 12,08% dan 19,08% jika dibandingkan dengan pendapatan di 2018.

Lonjakan laba perseroan yang mencapai hampir 43% tersebut menunjukkan efisiensi biaya yang sangat baik diterapkan Taspen, yang jauh lebih rendah daripada beban operasi (expense ratio) rata-rata industri asuransi di Indonesia.

Peningkatan kinerja ini merupakan buah dari implementasi strategi dan kebijakan Taspen dalam melakukan investasi secara prudent dan aman dengan memperhitungkan secara saksama tingkat risiko yang diterima, kondisi pasar, likuiditas, imbal hasil yang optimal, serta pencadangan yang konservatif untuk menjamin kesejahteraan peserta.

"Di tengah kondisi pasar yang sangat volatile, kami selalu menerapkan prinsip kehati-hatian dan memprioritaskan keamanan investasi untuk mencapai manfaat yang optimal bagi para peserta. Hal tersebut menyebabkan kami berhasil mencatatkan kinerja yang positif sepanjang 2019. Kenaikan laba yang signifikan ini juga mencerminkan kemampuan Taspen untuk beroperasi secara efisien dan efektif," ungkap Direktur Utama PT Taspen, ANS Kosasih, pada perkenalan direksi baru di Jakarta, kemarin.

Kosasih mengatakan PT Taspen membukukan total revenue sebesar Rp19,28 triliun pada 2019, melonjak sebesar Rp2,75 triliun jika dibandingkan dengan di 2018 yang mencatat pendapatan total Rp16,53 triliun atau terdongkrak 16,63% yoy.

Komisaris Utama PT Taspen Franky Sibarani mengatakan, perolehan laba dan revenue itu membuktikan bahwa pengelolaan yang dilakukan jajaran direksi dan komisaris berlangsung dengan sangat baik. Hal itu juga menjadi pembuktian bahwa perseroan mampu menghadirkan kinerja positif pada 2019. (Des/E-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More