Senin 27 Januari 2020, 23:26 WIB

Presiden Kirim Surpres Omnibus Law Perpajakan Pekan Ini

Dhika Kusuma Winata | Ekonomi
Presiden Kirim Surpres Omnibus Law Perpajakan Pekan Ini

Mi/Susanto
Menteri Sekretaris Negara Pratikno

 

MENTERI Sekretaris Negara Pratikno menyatakan draf mengenai omnibus law RUU tentang perpajakan sudah rampung. Surat presiden (surpres) RUU tersebut akan segera diserahkan ke DPR pekan ini.

"Jadi yang diajukan ke DPR adalah surpres mengenai perpajakan lebih dulu. Itu saya kira minggu ini segera selesai," kata Pratikno di kantor Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta, Senin (27/1).

Mensesneg menambahkan setelah itu pemerintah menyusul akan segera menyerahkan surpres RUU Cipta Lapangan Kerja.

Baca juga : Pemerintah Tepis Ombudsman soal Omnibus Law Tak Transparan

"Secepatnya setelah itu akan diserahkan surpres untuk cipta lapangan kerja. Minggu depan akan kita serahkan lagi omnibus law untuk cipta lapangan kerja," imbuh Pratikno.

Setelah surpres diterima DPR, akan digelar rapat paripurna untuk membacakannya. Kemudian, akan ditunjuk komisi yang akan membahas RUU tersebut.

Terkait protes sejumlah kalangan terhadap RUU Cipta Lapangan Kerja, Pratikno mengatakan draf yang beredar dan menuai polemik itu bukan rancangan final dari pemerintah.

"(Draf) yang beredar nggak ada tanggalnya. Kita tunggu saja dokumen yang sudah jadi dengan lampiran surpres itu," ucapnya. (OL-7)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Yusran Uccang

Ekonomi Masyarakat Kepulauan Terhambat Aturan

👤M Iqbal Al Machmudi 🕔Rabu 21 Oktober 2020, 05:45 WIB
Kendala dalam pengiriman logistik saat ini ialah pada aturan muatan barang dari Menteri Perdagangan, bukan pada PT Pelayaran Nasional...
ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas

Pemerintah Lirik Sagu untuk Sumber Pangan

👤Ham/E-3 🕔Rabu 21 Oktober 2020, 05:40 WIB
Selain beras, sagu menjadi salah satu komoditas yang kini dikembangkan untuk menuju ketahanan dan kedaulatan...
ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto

Penaikan Cukai Beratkan Petani Tembakau

👤Try/Ant/E-1 🕔Rabu 21 Oktober 2020, 05:35 WIB
“Petani tembakau telah cukup sengsara dengan adanya kenaikan cukai tembakau 23% pada tahun ini dan juga tekanan pandemi,” ujar...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya