Senin 27 Januari 2020, 19:49 WIB

Hujan Semalam Puluhan Rumah di Depok Kebanjiran

Kisar Rajagukguk | Megapolitan
Hujan Semalam Puluhan Rumah di Depok Kebanjiran

MI/Kisar Rajagukguk
Perumahan Reni Jaya, Kota Depok kembali dilanda banjir.

 

HUJAN deras sejak Minggu (26/1) malam mengakibatkan puluhan rumah di Perumahan Reni Jaya Selatan, Kelurahan Pondok Petir, Kecamatan Bojongsari, Kota Depok, Jawa Barat kembali dilanda banjir.

Sugiarto, salah satu warga setempat mengatakan, banjir yang muncul pada Minggu (26/1) setinggi 60-70 cm. Sebanyak 50 rumah yang berada di RW 01, RW 07, RW 09 masih tergenang hingga Senin (27/1) siang.

Ia mengatakan, banjir di Reni Jaya Selatan, lama surut karena berada di daerah cekungan. Apalagi, sejarahnya wilayah tersebut adalah perbukitan sebelum menjadi perumahan.

Mantan anggota DPRD Kota Depok itu menambahkan, sejumlah saluran air di perumahan warga di sana tak dapat menampung debit air sehingga terjadi banjir. "Saluran pembuangan airnya kecil tidak bisa menampung banyak air," ucapnya.

Selain kecil, lokasi perumahannya juga lebih rendah sehingga saat hujan turun, sebentar saja, perumahan tersebut langsung banjir," ujar Sugiarto.

Meski genangan banjir sudah masuk ke rumah, para penghuni masih tetap bertahan di dalam rumah. Perabotan telah dievakuasi di tempat yang lebih tinggi.

"Sejak Minggu malam, kami sibuk memindahkan barang-barang ke atas, " kata Sugiarto.

Terkait hal ini, Kepala Seksi Operasi dan Pemeliharaan Sumber Daya Air Dunas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang ( PUPR) Kota Depok Bachtiar Ardiansyah menghimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada kemungkinan adanya cuaca ekstrim serta memperhatikan kondisi lingkungan sekitar.

"Kami himbau agar masyarakat menghindari potensi ancaman banjir dan tanah longsor," ucapnya.

Ia meminta agar masyarakat tidak ragu-ragu segera menghubungi Posko Banjir Dinas PUPR dan Posko Kecamatan saat banjir dan tanah longsor. (OL-13)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More