Senin 27 Januari 2020, 16:45 WIB

Polisi Tangkap Paman dan Keponakan Pengedar Ekstasi

Tri Subarkah | Politik dan Hukum
Polisi Tangkap Paman dan Keponakan Pengedar Ekstasi

Ilustrasi: Medcom.id/M Rizal.
Ilustrasi penangkapan pengedar ekstasi.

 

SUB Direktorat III Ditresnarkoba Polda Metro Jaya menangkap paman dan keponakan pengedar ekstasi pada Kamis (16/1) di Apartemen Green Bay, Pluit, Jakarta Utara. Kedua tersangka masing-masing berinisial J, 25, dan R, 16.

Menurut Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus penangkapan keduanya berawal dari informasi di masyarakat yang menduga sering terjadi peredaran narkoba di kawasan tersebut.

"Pengungkapan ini adalah pengungkapan yang cukup berhasil. Total semuanya ada 14.356 butir (ekstasi). Juga ada serbuk yang kurang lebih hampir 1 kg, sebruk yang tinggal dicetak saja sama dia. Kemudian ada 5 gram sabu-sabu," kata Yusri di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (27/1).

Ribuan sabu yang akan diedarkan kedua tersangka terbagi dari dua warna, yakni ungu dan hijau. Kasubdit III Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, Kompol Awaludin Amin belum dapat memastikan perbedaan kandungan dari dua jenis tersebut. Awaludin menyebut saat ini pihaknya masih melakukan pendalaman lebih lanjut.

"Ya nanti kita kan butuh pengecekan laboratorium, soalnya ini masih dalam pengembngan. (Apakah ada perbedaan?) Bisa iya bisa tidak, saya belum bisa ngomong," ujar Awaludin.

Lebih lanjut, Awaludin mengatakan bahwa saat akan ditangkap, kedua tersangka sempat membung 14 ribu butir lebih ekatasi dari lantai 20 apartemen tersebut.

Dari hasil pemeriksaan, tersangka J sudah berkecimpung dalam bisnis haram tersebut selama dua tahun, sedangkan untuk tersangka R tiga tahun.

Saat ini, polisi masih melakukan pengembangan untuk menangkap pemasok narkoba dari dua tersangka. Ribuan butir ekstasi tersebut, terang Awaludi, nantinya akan diedarkan ke wilayah sekitar Jakarta, utamanya tempat hiburan malam.

Kedua tersangka disangkakan dengan Pasal 114, 112, dan 132 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana penjara paling lama 20 tahun. (Tri/OL-09)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More