Senin 27 Januari 2020, 11:47 WIB

Virus Korona, Jateng Siapkan 10 Rumah Sakit Rujukan

Akhmad Safuan | Nusantara
Virus Korona, Jateng Siapkan 10 Rumah Sakit Rujukan

Antara
Kesiapan RSUP dr Kariadi Semarang antisipasi virus korona

 

PEMERINTAH Jawa Tengah (Jateng) siapkan 10 rumah sakit rujukan dengan puluhan dokter untuk mengantisipasi adanya virus korona baru atau yang memiliki nama (2019-nCoV).

Kesepuluh rumah sakit yakni RSUP Dr Kariadi Semarang, RSUD Dr Moewardi Solo, RSUD Tidar Magelang, RSUD Kraton Pekalongan, RSUD Margono, RSUD Kardinah, serta beberapa rumah sakit di Banyumas, Kudus, Kendal dan Klaten dengan puluhan dokter siaga 24 jam untuk mengantisipasi munculnya korban.

Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) dr Kariadi Semarang sebagai tumah sakit rujukan telah menyiapkan sejumlah tenaga medis terlatih untuk menangani pasien terserang virus corona yang menghebohkan tersebut.

Selain itu 16 ruang isolasi khusus juga telah disiapkan dengan masing-masing dua tempat tidur jika ada pasien dengan indikasi virus corona dirujuk ke rumah sakit pemerintah itu, bahksn ruang isolasi khusus yang terletak di Gedung Rajawali lantai enam dengan akses masuk secara khusus.

Namun sejauh ini, belum ada pasien terjangkit virus vorona yang masuk dan ditangani di rumah sakit di Kota Semarang, meskipun belasan ruangsn khusus telah disiapksn berikut tim medis yang bakal menangani.

Kepala Bidang Pelayanan Medis RSUP dr Kariadi Semarang Nurdopo Baskoro mengatakan, RSUP ini sudah memersiapkan ruangan khusus yang dilengkapi peralatan medis memadai, sehingga akan dapat memberikan penanganan medis terhadap pasien yang diduga terinfeksi virus corona secara baik.

''Ada 16 ruangan khusus dengan masing-masing dua tempat tidur untuk pasien dan ruang isolasi di lantai terpisah,'' kata Nurdopo Baskoro.

Setelah mendapatkan intruksi dari Kemenkes, lanjut Nurdopo Baskoro, tidak hanya ruangan khusus yang disiapkan, tetspi juga ratusan tim medis dengan 23 dokter khusus jika terjadi wabah, termasuk peralatan medis dan obat-obatan yang dibutuhkan.

Pasien yang diindikasikan terkena virus corona, demikian Nurdopo, akan dibawa dengan armada ambulan khusus ke rumah sakit, kemudiam masuk melalui lift khusus yang berbeda dengan pasien, paramedis atau pengunjung lain masuk ke ruang isolasi untuk menjalani peneriksaan dan perawatan.

''Ruang isolasi ditangani dokter dan perawat yang memang sudah mendapat tugas pengendalian infeksi,'' imbuhnya. (OL-2)

 

Berita Terkini

Read More

BenihBaik.com

Read More

Berita Populer

Read More