Senin 27 Januari 2020, 11:44 WIB

Dirut BPJS Kesehatan Puji Layanan Kesehatan di Manggarai Barat

John Lewar | Nusantara
Dirut BPJS Kesehatan Puji Layanan Kesehatan di Manggarai Barat

MI/JHON LEWAR
Dirut BPJS Kesehatan Fachmi Idris meninjau pelayanan BPJS Kesehatan di RS Siloam Labuan Bajo, Senin (27/1/2020).

 

SEBAGAI daerah pariwisata, Kabupaten Manggarai Barat, NTT hanya memiliki dua rumah sakit yang melayani pasien peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), yaitu RSUD Komodo dan RS Siloam Labuan Bajo.

Meski demikian, Direktur Utama BPJS Kesehatan, Fachmi Idris mengapresiasi komitmen Pemkab Manggarai Barat yang mengupayakan pelayanan kesehartan berkualitas bagi masyarakat NTT. Hal itu dikemukakan Fachmi saat meninjau RS Siloam Labuan Bajo, Senin (27/1).

"Kami sangat apresiasi bahwa mitra kerja kami bukan hanya rumah sakit pemerintah, rumah sakit milik swasta pun berkomitmen meningkatkan mutu
pelayanan bagi peserta JKN-KIS. Kami juga cek bahwa komitmen tersebut tidak hanya dilakukan oleh faskes yang ada di wilayah pulau Jawa namun juga dilakukan di luar pulau Jawa bahkan sampai di Nusa Tenggara Timur" kata Fachmi saat meninjau fasilitas layanan cuci darah untuk pasien gagal ginjal.

"Walaupun hanya ada 2 rumah sakit di wilayah ini yaitu RSUD Komodo dan RS Siloam Labuan Bajo, Pemda NTT telah membuktikan bahwa gotong royong ini dapat diwujudkan melalui upaya serius dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat dan wisatawan sekitar Labuan Bajo," tambah Fachmi.

Fachmi berharap ke depan, RS Siloam Labuan Baju akan segera mengeintegrasikan sistem antrean elektronik melalui Mobile JKN. Saat ini BPJS Kesehatan mendorong fasilitas kesehatan untuk segera melakukan bridging sistem informasi manajemen (SIM) rumah sakit dan sistem informasi BPJS Kesehatan. Diharapkan melalui satu aplikasi Mobile JKN, masyarakat khususnya peserta akan dimudahkan dalam hal mendapatkan informasi faskes, ketersediaan tempat tidur, mendaftarkan layanan kesehatan baik di FKTP maupun FKRTL.

baca juga: Dua Pasien RSHS Masih Jalani Observasi Virus Korona

"Kita tahu ini daerah wisata, pasti banyak masyarakat yang berlibur dan mengantisipasi jika membutuhkah pelayanan kesehatan. Melalui integrasi sistem informasi platform bersama antara rumah sakit dan BPJS Kesehatan dalam aplikasi Mobile JKN diharapkan akan memudahkan masyarakat. Ini bagian dari komitmen BPJS Kesehatan karena tahun ini merupakan tahun pelayanan dan tahun peningkatan kepuasan peserta," kata Fachmi. (OL-3)

 

Berita Terkini

Read More

BenihBaik.com

Read More

Berita Populer

Read More