Senin 27 Januari 2020, 10:39 WIB

Menhub Minta Pemangku Transportasi Antisipasi Virus Korona

ANTARA | Humaniora
Menhub Minta Pemangku Transportasi Antisipasi Virus Korona

ANTARA
Pemantauan penumpang yang tiba di bandara, melalui thermo scanner sebagai upaya pengendalian virus korona.

 

MENTERI Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi meminta seluruh pemangku transportasi untuk melakukan sejumlah upaya antisipasi pencegahan masuknya virus korona ke Indonesia.

"Menindaklanjuti imbauan dari Mensesneg, saya meminta seluruh pemangku kepentingan transportasi khususnya di sektor udara dan laut untuk memerhatikan perkembangan virus korona di Wuhan, Tiongkok dan melakukan upaya preventif yang lebih intensif," jelas Menhub Budi Karya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (27/1).

Menhub Budi mengungkapkan upaya-upaya yang perlu dilakukan oleh para operator sektor transportasi udara dan laut, yaitu melakukan pemantauan dan pemeriksaan penumpang dan kru yang lebih intensif, khususnya dari tujuan asal negeri Tiongkok.

Juga melakukan koordinasi intensif dengan para pemangku kepentingan khusus Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) setempat, agar petugas di bandara dan pelabuhan internasional yang dilalui penumpang dari tujuan asal negeri Tiongkok diharapkan menggunakan masker.
 
"Tadi malam saya telah meminta Dirjen Hubungan udara, Dirjen Hubungan Laut berkoordinasi dengan AP I, AP II, Pelindo I s.d IV untuk segera melakukan upaya-upaya secara intensif," kata Menhub.
 
PT Angkasa Pura I (Persero) telah melakukan pengetatan pemeriksaan kesehatan penumpang internasional di seluruh bandara yang dikelola, untuk mencegah penyebaran virus Korona masuk ke Indonesia.  Pengetatan pengawasan dilakukan Angkasa Pura I bekerja sama dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) melalui pengoptimalan penggunaan thermal scanner untuk mendeteksi peningkatan suhu tubuh penumpang yang dipasang pada area kedatangan dan menerbitkan Kartu Kewaspadaan Kesehatan, untuk memonitor kesehatan penumpang.
 
"Sebagai pengelola bandara internasional yang menjadi gerbang utama masuknya wisatawan ke Indonesia, kami menyadari potensi ancaman virus korona masuk ke Indonesia. Pengetatan pemeriksaan kesehatan penumpang ini merupakan langkah kami untuk mencegah masuknya virus korona melalui
wisatawan yang masuk ke Tanah Air. Khususnya dari beberapa negara-negara yang telah terjangkit," ujar Direktur Utama Angkasa Pura I Faik Fahmi.

Bali dan Manado merupakan tujuan destinasi wisatawan terbesar asal Tiongkok yang datang melalui bandara yang dikelola oleh Angkasa Pura I. Sepanjang tahun 2019 lalu, Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali dilewati lebih dari dari 1,19 juta penumpang asal Tiongkok. Sedangkan Bandara Sam Ratulangi Manado dilewati lebih dari 116 ribu penumpang asal Tiongkok.

baca juga: 21 Mahasiswa Surabaya di Wuhan Tidak Terinfeksi Virus Korona
 
Jika terdapat penumpang yang teridentifikasi memiliki kondisi suhu tubuhnya di atas 38 derajat serta memiliki gejala umum batuk, demam, sesak napas, dan memiliki riwayat perjalanan penerbangan dari Tiongkok. Angkasa Pura I akan langsung berkoordinasi dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan setempat untuk selanjutnya penumpang tersebut akan dilakukan penanganan khusus. (OL-3)

 

Berita Terkini

Read More

BenihBaik.com

Read More

Berita Populer

Read More