Senin 27 Januari 2020, 03:40 WIB

Tumbuh Berkelanjutan Laba Bank Mandiri Naik 9,9%

(Mir/E-1) | Ekonomi
Tumbuh Berkelanjutan Laba Bank Mandiri Naik 9,9%

NTARA FOTO/Aprillio Akbar/
KINERJA BANK MANDIRI TRIWULAN IV-2019: Direktur Utama Bank Mandiri Royke Tumilaar (kedua kanan)

 

DIREKTUR Utama Bank Mandiri Royke Tumilaar memaparkan bahwa konsistensi perseroan untuk mengutamakan prinsip pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan menjadi kunci keberhasilan bank itu di 2019. Selain itu, inovasi layanan berkelanjutan melalui otomatisasi dan digitalisasi juga menjadi hal yang memberikan dampak positif pada kinerja perseroan.

Bank Mandiri berhasil mengumpulkan laba bersih Rp27,5 triliun atau tumbuh 9,9% jika dibandingkan dengan di 2018. Capaian itu disokong pertumbuhan kredit konsolidasi 10,7% yoy atau setara Rp907,5 triliun di 2019. "Dalam penyaluran kredit, misalnya, kami senantiasa berpatokan pada kajian sektor guideline dan asesmen karakter perusahaan yang ketat untuk memastikan pemenuhan kewajiban oleh calon debitur. Kami juga berusaha menjaga komposisi portofolio segmen wholesale dan retail (bank only) yang saat ini di kisaran 65% dan 35% agar dapat memberikan return yang optimal," kata Royke dalam konferensi pers pemaparan kinerja Bank Mandiri, akhir pekan lalu.

Portofolio perseroan (bank only) di segmen wholesale hingga kuartal IV 2019 mencapai Rp516,4 triliun atau tumbuh 9,3% yoy. Untuk segmen retail tumbuh 11,9% atau sebesar Rp275,9 triliun yoy. Capaian segmen wholesale didukung kredit korporasi dengan kontribusi Rp329,8 triliun. Di segmen retail, kredit mikro dan kredit konsumer menjadi penyokong utama dengan capaian masing-masing Rp123,0 triliun dan Rp94,3 triliun.

Royke menuturkan, kredit korporasi perseroan tumbuh di kisaran 7,7% yoy dan penyaluran kredit mikro naik 20,1% yoy. Bank Mandiri, lanjutnya, juga ikut berkontribusi pada pembangunan nasional. Hal itu dibuktikan dengan penyaluran kredit ke sektor infrastruktur hingga Rp208,9 triliun atau tumbuh 14,6% yoy. Kredit itu tersalurkan pada sektor tenaga listrik, transportasi, migas, dan energi terbarukan.

Pada program Kredit Usaha Rakyat (KUR), perseroan berhasil mencatat penyaluran Rp25,02 triliun atau 100,09% dari target di 2019 dengan penerima KUR mencapai 310.987 debitur. (Mir/E-1)

Berita Terkini

Read More

BenihBaik.com

Read More

Berita Populer

Read More