Senin 27 Januari 2020, 04:00 WIB

Mentan Dorong Pengelolaan Pertanian Skala Bisnis

(LN/E-3) | Ekonomi
Mentan Dorong Pengelolaan Pertanian Skala Bisnis

MI/Lina Herlina
Menteri Pertanian (Mentan) RI Syahrul Yasin Limpo,

 

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menyerahkan bantuan untuk meningkatkan produksi pertanian di Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) senilai Rp150 miliar dalam bentuk barang.

"Semua bantuan yang diberikan itu hanya sebagai stimulan. Yang perlu segera dilakukan ialah terus melakukan konsolidasi dan mengubah paradigma pengelolaan usaha tani menjadi skala bisnis," ujarnya di Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (25/1).

Penyaluran bantuan tersebut merupakan rangkaian Sosialisasi Pemanfaatan Dana KUR dan Implementasi Komando Strategi Pembangunan Pertanian (Kostratani) yang dihadiri 5.000 orang.

Bantuan diserahkan kepada kelompok tani berupa 50 traktor roda empat, 100 traktor roda dua, 100 pompa air, dan 30 combine harvester.

Bantuan lainnya ialah 3,3 ribu ton benih padi, 2,7 ribu ton benih jagung hibrida, 180 ton benih kacang tanah, 338 benih kedelai, 25 ton benih kacang hijau, serta pembagian kredit usaha rakyat (KUR) kepada lima perwakilan kelompok tani di Sulawesi Selatan.

Dalam kesempatan tersebut, mantan Gubernur Sulsel itu menegaskan bahwa untuk 2020 ini pemerintah mengalokasikan anggaran dalam bentuk KUR bagi pertanian sebesar Rp50 triliun.

"Bisa saja lebih. Semua bisa dikoordinasikan, dan saya senang Pemprov Sulsel minta Rp1 triliun. Jadi, saya sampaikan ke bank untuk disanggupi saja. Lebih banyak yang dibantu lebih bagus. Kan penerimanya bisa kita asistensi karena sektor pertanian mampu menciptakan pertumbuhan positif dalam pembangunan nasional dengan menciptakan kesempatan kerja," urai Syahrul.

Ia menambahkan, selain KUR, Kostratani diharapkan akan lebih cepat menggerakkan pembangunan pertanian perdesaan menuju pertanian maju, mandiri, dan modern. Kostratani didesain agar bisa mengidentifikasi potensi komoditas unggulan lokal yang bisa mengungkit pendapatan dan kesejahteraan petani.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Kementan Sarwo Edhy mengatakan, hingga 24 Januari 2020 serapan KUR sudah mencapai Rp600 miliar. (LN/E-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More