Minggu 26 Januari 2020, 20:31 WIB

Jabeur Cetak Sejarah di Australia Terbuka

Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Olahraga
Jabeur Cetak Sejarah di Australia Terbuka

AFP/GREG WOOD
Petenis Tunisia Ons Jabeur.

PETENIS putri yang tidak diunggulkan di Australia Terbuka 2020 Ons Jabeur sukses mencetak sejarah baru di grand slam. Ia menjadi wanita Arab asal Tunisia pertama yang mencapai perempat final Australia Terbuka 2020.

Ia sukses mengejutkan dunia usai mengalahkan Wang Qiang asal Tiongkok, dengan skor, 7-6 (7/4) dan 6-1. Qiang yang secara mengejutkan menghempaskan Serena Williams di putara ketiga terlihat kehabisan tenaga melawan fisik Jabeur yang kuat.

Jabeur sendiri ialah petenis keturunan Arab dengan peringkat tertinggi dalam sejarah, yakni ke-78 dunia. Jabeur sukses menjadi petenis Tunisia pertama yang memenangkan pertandingan yang harus melalui tie break di Australia Terbuka.

Baca juga:

"Saya benar-benar gemetaran sekarang, sungguh sulit dipercaya, saya tidak bisa menggambarkan bagaimana perasaan saya," ujar petenis berusia 25 tahun itu.

Di babak delapan besar, ia sudah ditunggu petenis asal AS, Sofia Kenin yang lolos usai memenangi laga duel senegara melawan Coco Gauff, dengan skor 6-7 (5/7), 6-3, dan 6-0.

"Terakhir kali Kenin menang melawan saya jadi mungkin itu akan menjadi balas dendam saya," ucap Jabeur, yang kalah dari Kenin tahun lalu di Hobart Internasional. (AFP/R-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More