Minggu 26 Januari 2020, 16:10 WIB

Tiga Hari Diguyur Hujan, Empat Lawang Banjir Bandang

Dwi Apriani | Nusantara
Tiga Hari Diguyur Hujan, Empat Lawang Banjir Bandang

MI/Dwi Apriani
Anak-anak bermain air saat rumahnya teremdam banjir di Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan.

 

HUJAN dengan intensitas lebat yang mengguyur Kabupaten Empat Lawang sejak Jumat (24/1) hingga Minggu (26/1), mengakibatkan banjir bandang dan bencana alam di sejumlah desa di kabupaten tersebut.

Berdasar data BPBD Empat Lawang, banjir bandang terjadi di Desa Babatan, Kecamatan Lintang Kanan. Satu jembatan putus dihantam arus deras Sungai Air Lintang.

Di Desa Cangguh, Kecamatan Talang Padang terjadi tanah longsor dan pohon tumbang yang sempat menutupi jalan lintas penghubung desa. Petugas sudah memasang rambu bahaya bencana. Serta membersihkan sisa longsoran tanah dan mengevakuasi serpihan kayu tumbang.

Banjir kembali terjadi di Desa Batu Raja Baru dan Desa Sugi Waras, Kecamatan Tebing Tinggi. Banjir dari luapan Sungai Musi tersebut merendam puluhan unit rumah. Banjir bandang juga terjadi di Desa Nanjungan, Kecamatan Pasemah Air Keruh (Paiker). Akibatnya satu unit jembatan roboh dihantam arus air dan puluhan hektare sawah terendam.

Masih di wilayah Kecamatan Paiker, tepatnya di Desa Lawang Agung terjadi longsor tanah dudukan jembatan penghubung Desa Lawang Agung, Desa Bandar Agung.

"Terjadi erosi di pangkal jembatan. Jalan tersebut penghubung Desa Bandar Agung, Desa Lawang Agung," kata Camat Paiker, Noperman, Minggu (26/1). Banjir juga merusak sawah warga dan ada juga ruas jalan yang digenangi air.

Sementara itu, Kepala BPBD Empat Lawang, Kuswinarto mengatakan akibat hujan deras itu, di Empat Lawang ada tiga jembatan terputus diterjang banjir. Dua jembatan gantung putus dan rusak diterjang arus Sungai Lintang Empat Lawang, dan satu jembatan gantung putus diterjang Sungai Keruh.

Sebanyak tiga jembatan gantung yang mengalami kerusakan tersebut diantaranya, dua jembatan yang berada di Kecamatan Lintang Kanan. Yakni jembatan gantung di Peraduan Ijut Desa Babatan Kampung Sepuluh, Kabupaten Empat Lawang. Jembatan gantung arah Talang Lubuk Tapang, Tematang Guyun di Desa Lesung Batu diterjang Sungai Lintang Kabupaten Empat Lawang.

Sedangkan di Kecamatan Paiker, jembatan gantung di Talang Randai juga rusak diterjang Sungai Keruh, Kabupaten Empat Lawang. Kuswinarto menjelaskan, banjir bandang terjadi Sabtu (25/1) ada dua jembatan gantung yang rusak di Kecamatan Lintang Kanan.

"Kami juga mendapat laporan banyak area sawah warga yang rusak. Diantaranya kebun jagung, sawah hingga kolam ikan. Beruntung luapan sungai itu tidak sampai ke pemukiman warga, hanya saja akses untuk sehari-hari warga mengalami kerusakan," kata dia.

Sementara di Kecamatan Paiker, satu jembatan gantung di Desa Talang Randai akses menuju ke areal persawahan dan perkebunan warga. Saat ini untuk melintasi jembatan tersebut hanya bisa menggunakan kendaraaan roda dua namun bisa melintas melewati jalan alternatif dengan akses memutar.

Serta puluhan hektar sawah di Desa Nanjungan, Talang Randai, dan Air Mayan Kecamatan Paiker mengalami rusak.

Kuswinarto menjelaskan tindakan yang dilakukan BPBD Empat Lawang memberikan informasi dan peringatan dini tentang cuaca diwilayah Kabupaten Empat Lawang kepada seluruh camat dan instansi terkait serta masyarakat.

"Berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan kaji cepat dalam mengatasi banjir tersebut. Kami juga sudah menurunkan petugas kelapangan lengkap dengan peralatan untuk memantau dan melakukan evakuasi terhadap warga yg terdampak bencana banjir tersebut," kata dia.

Selain itu juga kami melakukan pendataan dan dokumentasi juga melaporkan hasil Kaji Cepat petugas dilapangan ke Bupati Empat Lawang.

Ia menambahkan, pihaknya mengimbau kepada seluruh masyarakat di Empat Lawang agar tetap waspada dan berhati-hati dengan segala kemungkinan bencana alam yang bisa saja terjadi akibat cuaca buruk. Terutama yang berada di pinggiran sungai dan perbukitan karena dikhawatirkan bisa terjadi banjir dan tanah longsor. (OL-13)

 

Berita Terkini

Read More

BenihBaik.com

Read More

Berita Populer

Read More