Minggu 26 Januari 2020, 15:15 WIB

Tahun Ini, Dinas SDA DKI Bangun 30 Unit IPAL Komunal

Putri Anisa Yuliani | Megapolitan
Tahun Ini, Dinas SDA DKI Bangun 30 Unit IPAL Komunal

ANTARA FOTO/Risky Andrianto
Ilustrasi: Warga membersihkan sampah plastik di sumur Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) komunal, di kawasan Kalibaru, Bekasi

 

DINAS Sumber Daya Air DKI Jakarta akan membangun 30 unit Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) komunal, tahun ini.

Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta Juaini Yusuf menyebut dalam membangun IPAL komunal, pihaknya akan berkoordinasi dengan wali kota, camat dan lurah.

Sebab, jajaran pemerintah kota yang akan mendata kebutuhan IPAL komunal di wilayah masing-masing. Kemudian akan dilakukan rapat pembahasan untuk mengetahui titik yang layak dibangun serta yang menjadi prioritas.

"Tahun ini, kita bangun 30 unit di seluruh wilayah. Tapi yang tahu titiknya nanti dari lurah atau camat. Kan mereka yang paham wilayah mana yang butuh," kata Juaini saat dihubungi, Minggu (26/1).

IPAL komunal menjadi salah satu solusi untuk menyediakan fasilitas sanitasi kepada warga yang belum memiliki jamban. Saat ini, masih ada ribuan penduduk Jakarta yang belum memiliki sanitasi baik.

Baca juga: Simaskota Bantu Wujudkan Sanitasi Sehat di Ibu Kota

Untuk itu, Juaini menyebut Pemprov DKI tidak hanya mengandalkan Dinas SDA tetapi juga Perumda PAL Jaya.

"Ya ada ribuan lah. Makanya kan bukan cuma kita tapi juga ada PAL Jaya," ungkapnya.

Kapasitas IPAL komunal yang akan dibangun pun akan berbeda-beda tergantung pada kondisi wilayah serta permukiman yang akan menjadi lokasi pembangunan.

"Maka itu perlu pendataan dari lurah dan camat untuk wilayah yang membutuhkan IPAL," pungkasnya.

Dana sebesar Rp166,2 miliar dalam APBD 2020 akan dikucurkan untuk membangun IPAL komunal ini.(OL-5)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More