Minggu 26 Januari 2020, 11:45 WIB

Hadapi Karhutla, Polda Riau Luncurkan Dashboard Lancang Kuning

Rudi Kurniawansyah | Nusantara
Hadapi Karhutla, Polda Riau Luncurkan Dashboard Lancang Kuning

ANTARA FOTO/FB Anggoro
Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Efendi melakukan pemantauan penanganan karhutla menggunakan sistem Dashboard Lancang Kuning

 

POLDA Riau resmi meluncurkan terobosan teknologi mutakhir guna menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Teknologi ini menerapkan aplikasi yang disebut Dashboard Lancang Kuning.

Aplikasi yang bisa diunduh dari playstore untuk perangkat android itu mampu mengintegrasikan pencitraan dari empat satelit sekaligus yaitu NOAA, Terra, Aqua dan Lapan, serta pembuktian data primer kondisi titik api secara realtime oleh petugas polisi langsung dari lapangan.

"Ini teknologi pertama yang diterapkan Polda Riau. Kita harus menggunakan teknologi sebab membantu kita. Teknologi harus bermanfaat bagi kita. Sudah seharusnya Karhutla di Riau tidak berulang karena penanganan yang lambat," kata Kapolda Riau Inspektur Jenderal (Irjen) Agung Setya Imam Effendi kepada Media Indonesia usai peluncuran Dashboard Lancang Kuning di Pekanbaru, Sabtu (25/1).

Kapolda menjelaskan, aplikasi teknologi lancang kuning sebenarnya sudah diterapkan secara terbatas di lingkungan Polda Riau sejak tiga bulan lalu. Sampai saat ini, tercatat sebanyak 9.560 user baik dari petugas polisi pada tingkat desa yakni Bhabinkamtibmas, Kapolsek, Kapolres, BPBD, Manggala Agni, Kejaksaan, relawan masyarakat maupun Gubernur Riau Syamsuar.

Aplikasi secara terbuka memberikan data informasi akurat lengkap dengan grafis dan perkembangan laporan Karhutla setiap saat.

"Polda Sumatra Selatan juga telah mengirimkan timnya untuk belajar penanganan Karhutla dari aplikasi Lancang Kuning ini. Karena seperti kita tahu bukan hanya Riau yang rawan Karhutla di Sumatra," jelasnya.

Baca juga: Karhutla Riau Hanguskan 10 Ha Hutan SM Giam Siak Kecil

Agung mengungkapkan, dari data yang disajikan aplikasi juga terpantau secara langsung kinerja para petugas Polri di lapangan. Apabila ada petugas yang malas dapat langsung diketahui karena aplikasi GPS yang terhubung dengan satelit.

"Jadi kita tahu siapa saja Kapolseknya yang pemalas. Seperti saat ini terlihat bahwa Kapolres Bengkalis sudah selama tujuh hari tujuh malam bertugas memadamkan Karhutla di lapangan. Itu kelihatan dari laporan yang ditampilkan," tegasnya.

Menurut Kapolda, cara kerja aplikasi lancang kuning sangat transparan. Setiap data satelit yang menunjukkan titik hotspot dapat langsung diverifikasi oleh petugas terdekat. Kemudian polisi atau relawan itu melaporkan kembali temuannya lengkap foto apakah benar itu titik api atau bukan. Cara kerja itu hampir serupa dengan aplikasi ojek daring yang berbasiskan data GPS.

"Jadi kami memverifikasi langsung kebenaran fakta titik api. Bukan sekadar data sekunder dan analisis dari satelit. Keunggulan aplikasi Lancang Kuning mempunyai langsung data primer fakta di lapangan," jelas Kapolda.

Kapolda menambahkan, penyelesaian masalah Karhutla harus dilakukan secara komprehensif. Itu berarti melibatkan kerja sama yang baik dan terintegrasi dari seluruh instansi terkait. Namun realitasnya Pemda masih tidak sungguh-sungguh. Bahkan ada daerah di Riau yang belum mempunyai Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yaitu Kuantan Singingi.

Selain itu, sejumlah program yang dirancang Pemda juga berujung masalah seperti pengadaan 86 mesin pompa di BPBD Bengkalis yang gagal.

"Saya terkejut awal tahun ini dengan masalah-masalah seperti itu (mesin pompa). Jadi kedepannya saya akan melihat apakah penerapan teknologi ini bisa diadopsi untuk penanganan Karhutla yang lebih baik. Yang memanfaatkan teknologi dengan kesungguhan," ungkapnya.(OL-5)

Baca Juga

MI/AMIRUDDIN ABDULLAH REUBEE

Cuaca Buruk, Harga Ikan di Aceh Mahal

👤Amiruddin Abdullah Reubee 🕔Rabu 21 Oktober 2020, 06:31 WIB
Bukan saja terjadi lonjakan harga, tapi stok ikan di tingkat penampung juga mengalami...
Doc foto Humas Kaltara

Adu Inovasi Penanggulangan Covid-19 dan Kampanye Daring

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 21 Oktober 2020, 05:00 WIB
Plt Gubernur Kaltara Teguh Setyabudi menegaskan agar semua pihak, termasuk para pasangan calon kepala daerah benar-benar mematuhi protokol...
MI/Heri Susetyo

Paslon BHS-Taufiq Ingin Sidoarjo Jadi Lumbung Padi

👤Heri Susetyo 🕔Rabu 21 Oktober 2020, 05:00 WIB
Paslon Bupati dan Wakil Bupati Bambang Haryo Soekartono-M Taufiqulbar (BHS-Taufiq) siap menjadikan Sidoarjo sebagai daerah lumbung...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya