Minggu 26 Januari 2020, 07:50 WIB

Festival Kopi Media Indonesia Angkat Kualitas Pelaku Industri

Fathurrozak | Humaniora
Festival Kopi Media Indonesia Angkat Kualitas Pelaku Industri

MI/PERMANA
Suasana Festival Kopi Nusantara 2019 di Gedung Media Group, Kedoya, Jakarta.

 

FESTIVAL Kopi Media Indonesia kembali hadir untuk ketiga kalinya. Ekspor kopi Indonesia pun menjadi salah satu fokus isu yang diusung dalam festival yang berlangsung pada 27-30 Januari. Kegiatan itu merupakan rangkaian HUT ke-50 Media Indonesia.

Ketua Panitia Festival Kopi Media Indonesia, Rio Waas, menjelaskan bahwa industri kopi di Tanah Air memiliki potensi besar. Hal penting yang diutamakan ialah mengenai peningkatan kualitas industri, terutama bagaimana memaksimalkan ekspor kopi ke dunia.

“Itu yang menjadi target utama dan fokus topik kita. Media Indonesia bertindak menyediakan medium  dan memberikan informasi yang kami punya ke berbagai pihak,” kata Rio, kemarin.

Diskusi mengenai industri kopi Indonesia bersama Kementerian Pertanian, Kementerian Perdagangan, Kementerian Perindustrian, dan Kamar Dagang Indonesia, itu hadir pada hari kedua festival.

Kehadiran Festival Kopi Media Indonesia pada tahun ketiga ini juga sebagai bentuk kontribusi dalam meningkatkan kualitas para pelaku industri kopi.

Selain membuka peluang baru dalam rantai bisnis, kegiatan itu juga terkait edukasi bagi para pelaku, termasuk pedagang dan para petani kopi.

Eskalasi dari tahun penyelenggaraan pertama hingga tahun lalu juga menjadi alasan festival kembali hadir. Tahun ini, akan ada 52 tenant kopi, meningkat dari tahun lalu yang berjumlah 35 tenant.

Para tenant yang hadir diingatkan untuk menggunakan kemasan yang bisa didaur ulang.  Pengunjung yang hadir juga dianjurkan membawa gelas kopi mereka sendiri. Upaya itu diakuinya menjadi salah satu rangkaian Media Group menuju zero waste.

Kegiatan festival kopi, terang Rio, menggandeng beberapa komunitas kopi, seperti Koperasi Komunitas Kopi (Kokopi).

“Jumlah (transaksi) yang diketahui secara sekilas lumayan menarik. Bukan hanya yang sekadar jualan kopi 15 cangkir, tetapi lebih ke seperti ‘mau berapa kilo belinya?’ Sampai ke titik situ, tentunya transaksi meningkat pesat,” katanya.

Selain dibuka oleh Menteri ­Pertanian Syahrul Yasin Limpo, penampilan musikus Kunto Aji juga akan menjadi pemungkas pembukaan festival.  Solois peraih AMI Awards 2019 ini akan naik panggung pada pukul 19.00 WIB, esok. Pengunjung yang hadir untuk menikmati acara pun tidak dipungut biaya alias gratis.

Pada hari kedua, Menteri BUMN Erick Thohir bakal memberikan kuliah umum. Menteri Erick akan memaparkan beberapa langkah yang akan dilakukan BUMN selama 2020. Festival Kopi Media Indonesia juga akan menghadirkan diskusi film bersama sutradara Riri Riza.

Pada hari terakhir, Kamis, (30/1) seniman yang juga musikus Narpati Awangga atau lebih akrab dikenal dengan Oomleo akan menjadi penutup dari seluruh rangkaian. Lewat formasi Oomleo berkaraoke, ia akan membawa kejutan musisi yang akan dibawanya di panggung Festival Kopi Media Indonesia 2020. (Jek/J-3)

Berita Terkini

Read More

Top Tags

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More