Sabtu 25 Januari 2020, 20:55 WIB

Amerika Puji Pemerintah Tiongkok dalam Menangani Virus Korona

Rifaldi Putra Irianto | Internasional
Amerika Puji Pemerintah Tiongkok dalam Menangani Virus Korona

AFP/HECTOR RETAMAL
Pemerintah Tiongkok menutup akses jalan masuk dan keluar Wuhan untuk mencegah penduduk berpindah ke kota lain.

 


PRESIDEN  Amerika Serikat Donald Trump memuji upaya Tiongkok yang melakukan reaksi cepat, dalam menghadapi virus yang dikenal dengan Novel Coronavirus 2019 (2019-nCoV) itu. Menurut Trump, Tiongkok sudah melakukan langkah yang benar.

"Tiongkok telah bekerja sangat keras untuk mengendalikan Coronavirus," tulis Trump dalam akun Twitter-nya, Sabtu, (25/1).

Baca juga: WHO Puji Keputusan Tiongkok Karantina Wuhan

"Amerika Serikat sangat menghargai upaya dan transparansi mereka, semuanya akan berhasil dengan baik" imbuhnya.

Trump menuliskan itu tidak lama setelah Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS baru saja mengkonfirmasi kasus kedua virus korona di AS.

Pasien kedua itu diketahui terinfeksi virus tersebut setelah melakukan perjalanan ke kota Wuhan, yabg menjadi asal muasal virus tersebut pada akhir Desember 2019, dan kembali ke AS pada 13 Januari lalu.

Dalam tweetnya Trump juga mengucapkan apresiasinya serta ucapan terima kasih kepada Presiden Tiongkok, Xi Jinping karena telah berupaya penuh dalam penanganan virus korona.

"Secara khusus atas nama rakyat Amerika, saya ingin mengucapkan terimakasih kepada Presiden Xi," tuturnya.

Tiongkok melaporkan sudah 41 orang meninggal akibat virus korona. Adapun yang terinfeksi berjulah lebih dari 1.300 orang. Jumlah total kasus terkonfirmasi di Tiongkok hingga kini mencapai 1.287 kasus, menurut pernyataan Komisi Kesehatan Nasional, Sabtu (25/1).

Jumlah korban meninggal naik dari 26 kasus yang dilaporkan pada Jumat (24/1). Semua korban meninggal terbaru itu terjadi di Wuhan, pusat wabah yang berada di dalam karantina virtual saat Tiongkok berjuang menanggani penyebaran virus tersebut. (AFP/Rif/A-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More