Sabtu 25 Januari 2020, 15:33 WIB

Jemaah Safari Subuh Pidie Bantu Keluarga tidak Mampu

AMIRUDDIN ABDULLAH REUBEE, Ghina Zuhaira | Nusantara
Jemaah Safari Subuh Pidie Bantu Keluarga tidak Mampu

MI/AMIRUDDIN ABDULLAH REUBEE
Peletakan batu pertama rumah bantuan untuk warga miskin di Desa Ujoeng Rimba Kecamatan Mutiara Timur.

 

Jemaah safari salat subuh Masjid Al-Falah Sigli, Ibu Kota Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh membangun delapan unit rumah untuk kaum dhuafa. Dari delapan rumah bantuan yang dilekapi fornitur, tempat tidur dan peralatan dapur itu, sebanyak tujuh unit telah digunakan para penerima dan satu unit lagi sedang penyelesaian.

Wakil Bupati Pidie, Fadhlullah TM Daud, Sabtu (25/1) mengharapkan, kepedulian sosial semacam ini dapat memotivasi jemaah di tempat lain. Terutama mereka yang memiliki kekayaan memadai. Selain menjadi amal ibadah juga dapat meningkatkan kebersamaan dan kebahagiaan ummat.

"Negara membangun, jemaah masjid menyumbang, semua orang saling peduli dan yang menerima bersyukur, tentu kesejahteraan atau kemakmuran segera tiba," tutur Wakil Bupati yang juga pembina safari salat subuh Masjid Al-Falah Sigli itu.

Imam Safari Subuh Masjid Al-Falah Sigli, Teungku Amri Fatmi, mengatakan bantuan rumah itu merupakan kepedulian jemaah terhadap sesama ummat. Kepada yang mendapat bantuan supaya menjadikan rumah ini tempat berlindung keluarga dan tingkatkan ketaqwaan kepada Allah serta hubungan sesama masyarakat.

"Jangan cemburui saudara kita yang mendapat bantuan rumah. Tapi doakan dia dan semua kita memperoleh kesejahteraan," tutur Teungku Amri Fatmi lulusan doktoral Al-Azhar, Mesir itu.

Maimun Qadar, panitia rumah bantuan safari subuh Masjid Al-Falah menjelaskan, rumah bertipe tiga kamar tidur, memiliki ruang tamu, dapur dan sanitasi itu diberikan kepada warga miskin. Syarat utama adalah orang belum punya rumah, banyak anggota keluarga (banyak anak) dan taat beribadah.

"Tim tersebunyi mendata ke perkampungan dan melakuan seleksi, keluarga mana paling wajar dibantu. Ada juga penjaringan awal sudah ya, tapi setelah ditelusuri lebih dalam ada hal yang tidak terpenuhi, ini pasti dibatalkan sebelum diumumkan," kata Maimun.

Seleksi ketat supaya para jemaah pendonor tidak kecewa. Jangan sampai membantu orang maksiat atau suka membuat onar ditengah masyarakat. Delapan rumah bantuan yang telah diserahkan itu tersebar di Desa Blang Paseh Kecamatan Kota Sigli 1 unit, Kecamatan Kembang Tanjung 2 unit, Utue Kecamatan Pidie 1 unit, Kecamatan Padang Tiji 1 Unit, Reuba Waido Kecamatan Lampoh Saka 1 Unit, dan di Desa Ujoeng Rimba Kecamatan Mutiara Timur 1 Unit. (MR/OL-10)

Berita Terkini

Read More

BenihBaik.com

Read More

Berita Populer

Read More