Jumat 24 Januari 2020, 23:22 WIB

Surya Paloh Kunjungi Klenteng di Makassar, Serukan Jaga Persatuan

Antara | Nusantara
Surya Paloh Kunjungi Klenteng di Makassar, Serukan Jaga Persatuan

Antara/Syaiful Hakim
Surya Paloh Kunjungi Klenteng Xian Ma di Makassar

 

KETUA Umum Partai NasDem, Surya Paloh mengunjungi salah satu klenteng, di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, yakni Klenteng Xian Ma, Jumat (24/1) malam, menjelang perayaan Tahun Baru Imlek.

Surya Paloh pun mengucapkan selamat tahun baru Imlek yang jatuh pada Sabtu (25/1) kepada komunitas Tionghoa.

"Ini adalah merupakan ekspresi penghormatan dari saya sebagai Ketua Umum Partai NasDem dan seluruh keluarga besar Partai NasDem dan seluruh Indonesia sekaligus mengucapkan selamat tahun baru imlek (gong xi fat cai) pada saudara-saudara kita," kata Surya Paloh di Klenteng Xian Ma.

Ia pun berharap agar di tahun baru Imlek dapat membawa berkat bagi semua orang.

"Semoga tahun ini membawa berkat, banyak rezeki, semakin bisa memperjuangkan cita-cita besar bersama ikut serta bertanggung jawab terhadap maju mundurnya kemajuan bangsa," tuturnya.

Baca juga : Semarak Pernak-Pernik Imlek di Glodok

Dengan perayaan ini Surya Paloh juga berharap semua pihak tetap dapat menjaga rasa persatuan dan kesatuan bangsa. Termasuk dalam menjaga nilai-nilai pluralisme yang selama ini menjadi perekat kehidupan berbangsa dan bernegara.

Dalam kunjungannya, Surya Paloh didampingi sejumlah pengurus partai, antara lain, Wakil Ketua Umum Partai NasDem Ahmad Ali, Wakil Ketua DPR Rachmad Gobel, Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat, Ketua Koordinasi Bidang Ideologi, Organisasi dan Kaderisasi, Jeanette Sudjunadi, mantan Jaksa Agung HM Prasetyo, dan lainnya.

Kunjungan Surya Paloh ke Makassar kali ini dalam rangkaian agenda Rapat Koordinasi Khusus (Rakorsus) Partai NasDem se-Indonesia menyambut pilkada serentak 2020.

Surya Paloh sebelumnya melakukan silaturahmi dengan Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah di Rumah Jabatan Gubernur. (Ant/OL-7)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More