Jumat 24 Januari 2020, 20:54 WIB

Virus Korona Merebak, Disneyland ShangHai Ditutup Sementara

Rifaldi Putra Irianto | Internasional
Virus Korona Merebak, Disneyland ShangHai Ditutup Sementara

AFP
Shanghai Disneyland

 

DISNEYLAND Shanghai terpaksa menutup seluruh kegiatannya sementara waktu mulai Sabtu (25/1). Hal itu dilakukan seiring merebaknya penyakit yang disebabkan oleh virus korona baru yang telah menewaskan 25 orang di Tiongkok.

"Disneyland Shanghai akan tutup sampai pemberitahuan lebih lanjut, karena virus mematikan yang menyebar," tulis pengelola taman hiburan tersebut, seperti dilansir AFP, Jumat (24/1).

Meskipun telah mempersiapkan sejumlah pertunjukan untuk perayaan tahun baru Imlek bagi para pengunjuang, Dikatakan dalam situs daringnya, bahwa penutupan dilakukan sebagai upaya terhadap pencegahan dan pengendalian wabah penyakit serta untuk memastikan kesehatan dan keselamatan para pengunjung serta staff mereka.

"Kami akan terus memantau situasi dengan hati-hati dan terus berkomunikasi dengan pemerintah setempat, kami akan mengumumkan kapan tanggal pembukaan kembali akan dilakukan" tulis pengumuman tersebut.

Baca juga : Tiongkok Kerahkan Petugas Medis Militer Tangani Virus Korona

Pihaknya juga menuliskan, bagi para calon pengunjung yang sudah memesan tiket maupun memesan penginapan di resor Disneyland Shanghai dapat melakukan refund.

Seperti diketahui, korban tewas dalam wabah virus korona baru di Wuhan telah meningkat menjadi 25 orang, dengan jumlah kasus yang dikonfirmasi melonjak menjadi sekitar 830 kasus pasien terinfeksi virus misterius tersebut.

Tiongkok secara efektif mengkarantina hampir 20 juta orang diseluruh Wuhan dan beberapa kota terdekat sebagai tanggapan terhadap virus it. Otoritas juga telah mengumumkan langkah-langkah untuk menghentikan penyebaran di seluruh negeri ketika ratusan juta orang mulai berpergian ke seluruh negeri untuk liburan tahun baru Imlek.

Sejumlah jalan-jalan dan pusat perbelanjaan di Wuhan, pusat industri dan transportasi utama, sekarang sangat sepi setelah pihak berwenang mengatakan kepada penduduk untuk tidak meninggalkan kota tempat sebagian besar kasus telah diidentifikasi. (AFP/OL-7)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More