Jumat 24 Januari 2020, 17:33 WIB

Hasto Minta Harun Masiku Kooperatif, Tidak Perlu Takut

Dhika kusuma winata | Politik dan Hukum
Hasto Minta Harun Masiku Kooperatif, Tidak Perlu Takut

ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto berjalan meninggalkan ruangan usai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, hari ini.

 

SEKJEN PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan tidak tahu-menahu mengenai keberadaan kader partai Harun Masiku. Harun belakangan dinyatakan pihak imigrasi sudah berada di Indonesia sejak 7 Januari setelah sebelumnya pergi ke Singapura.

"Saya tidak tahu (keberadaan Harun). Kami menghimbau (Harun) untuk bersikap kooperatif tidak perlu takut," kata Hasto usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (24/1).

Hasto mengimbau caleg PDIP Dapil Sumatra Selatan I itu untuk kooperatif. Menurut Hasto, dalam kasus itu Harun merupakan korban akibat penyalahgunaan kekuasaan.

"Dari seluruh konstruksi hukum menurut tim hukum kami, beliau menjadi korban karena tindak penyalahgunaan kekuasaan itu. Karena ini pada dasarnya persoalan sederhana. Partai melakukan proses penetapan calon terpilih melalui Keputusan Mahkamah Agung dan fatwa MA," ucap Hasto.

"Saudara Harun memiliki hak untuk dinyatakan sebagai calon anggota legislatif terpilih. Hanya ini ada pihak yang menghalang-halangi," jelas Hasto.

Baca juga: Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Diperiksa KPK

Hasto juga mengatakan partai tidak tahu-menahu soal adanya dugaan suap yang dilakukan Harun dalam proses pengurusan pergantian antarwaktu (PAW) agar bisa duduk di Senayan.

"Sama sekali tidak tahu (soal suap) karena partai telah menegaskan berulang kali melalui surat edaran untuk tidak boleh menyalahgunakan kekuasaan apalagi sebuah tindakan yang melanggar hukum," ungkapnya.(OL-4)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga

Kemendagri Gelar Lomba Inovasi New Normal Life

👤Faustinus Nua 🕔Selasa 02 Juni 2020, 06:55 WIB
Ada tujuh sektor dan kriteria dalam...
MI/PIUS ERLANGGA

KPU Kebut Regulasi Pilkada 2020

👤Cahya Mulyana 🕔Selasa 02 Juni 2020, 06:40 WIB
KPU tengah membuat peraturan KPU (PKPU) yang sesuai dengan protokol kesehatan...
Dok. Metro TV

Langkah Hukum bagi Penebar Fitnah di Medsos

👤Deden Muhamad Rojani 🕔Selasa 02 Juni 2020, 06:25 WIB
DUA akun media sosial yang menyebarkan video syur Syahrini kini berhadapan dengan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya