Jumat 24 Januari 2020, 14:40 WIB

Cegah Virus Korona, Dokter: Batasi Konsumsi Hewan Liar

Atalya Puspa | Humaniora
Cegah Virus Korona, Dokter: Batasi Konsumsi Hewan Liar

ANTARA/Hendra Nurdiyansyah
Petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan Yogyakarta mengoperasikan alat deteksi suhu tubuh saat kedatangan penumpang dari Malaysia di Bandara

 

DOKTER Spesialis Penyakit Dalam Zubairi Djoerban mengimbau agar masyarakat membatasi diri untuk memakan daging hewan liar. Pasalnya, hal itu akan berisiko bagi manusia untuk terjangkit penyakit zoonotik.

"Orang harus membatasi konsumsi wild animal. Kalau dulu mungkin dianggap keren, kalau sekarang makan, itu malah bisa jadi berbahaya," kata Zubairi di Kantor Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Jakarta Pusat, Sabtu (24/1).

Diketahui, Novel Coronavirus (nCov) atau virus korona yang berasal dari Wuhan, Tiongkok diduga merupakan virus yang berasal dari hewan ular dan kelelawar. Selanjutnya, manusia yang mengkonsumsinya dapat menyebarkan virus tersebut antarmanusia lewat udara.

"Dari 23 Januari dibuktukan ular menjadi penyebab nCov, tapi virus itu utamanya ada di kelelawar. Dan kaitannya, ular itu memakan kelelawar. Itu yang dikonsumsi manusia," bebernya.

Baca juga: Dubes Tiongkok Pastikan Virus Corona Masih Terkendali

Sampai saat ini sendiri, belum ada penelitian yang menyatakan bahwa virus tersebut bisa mati dalam proses pemasakan daging. Untuk itu, dirinya mengimbau agar masyarakat senantiasa memerhatikan apa yang dikonsumsinya.

Selain itu, masyarakat juga harus menjaga kesehatan dan kebersihan agar terhindar dari virus dan bakteri yang ada di udara. Terlebih lagi, dalam kasus nCov, belum ditemukan vaksin dan obat yang dapat menghilangkan virus tersebut dari tubuh.

"Sering cuci tangan dan gunakan hand sanitizer alkohol, jangan bersin atau batuk sembarangan di depan orang, dan yang terpenting hindari kontak dengan penderita," tandasnya.

Untuk diketahui, hingga 23 Januari, nCov telah menjangkit sebanyak 830 orang di dunia, dan 25 di antaranya meninggal dunia. (A-2)

Berita Terkini

Read More

BenihBaik.com

Read More

Berita Populer

Read More