Sabtu 25 Januari 2020, 00:30 WIB

5 Tanda bahwa Anak Anda Membutuhkan Terapi Makan

Raka Lestari | Humaniora
5 Tanda bahwa Anak Anda Membutuhkan Terapi Makan

Ilustrasi

 

MENGAJARKAN anak Anda untuk makan semua makanan yang ada di piring mereka mungkin bukanlah hal yang mudah. Anak-anak biasanya akan lebih mudah untuk makan sesuatu yang mereka sukai, seperti chicken nugget, kentang goreng, dan berbagai jenis makanan cepat saji lainnya.
 
Berbeda dengan makanan-makanan sehat seperti sayur dan buah, yang cenderung tidak disukai kebanyakan anak.
 
Seperti dimuat dalam romper, bagi sebagian anak, kebiasaan makan mereka yang kurang baik tersebut bisa berpengaruh pada kesehatan mereka dan sebaiknya orang tua waspada terhadap tanda-tanda bahwa anak membutuhkan terapi makan sebagai berikut ini:

Anak selalu marah pada saat waktu makan
 “Jika anak Anda menunjukkan tanda-tanda rasa sakit yang berkaitan dengan makanan dan Anda merasa khawatir, percayalah kepada insting Anda sebagai orang tua,” saran Melanie Potock, seorang spesialis makanan anak.
 
“Anak-anak yang menolak duduk di kursi makan mereka, selalu membuang makanan, piring atau alat-alat makan dan selalu marah ketika diberikan makanan bisa jadi bahwa anak sedang mengomunikasikan bahwa waktu makan bukanlah sesuatu yang menyenangkan,” ungkapnya.
 
Anak Anda tidak berkembang sesuai usianya
 Jika Anda sebagai orang tua sudah melakukan berbagai cara agar anak mau makan makanan mereka, namun anak tidak menunjukkan perkembangan dan pertumbuhan seusianya maka hal tersebut perlu diperhatikan.
 
“Jika semua saudara kandung dan anggota keluarga kandung lainnya mengikuti pola pertumbuhan yang sesuai dan anak Anda tidak menunjukkan perkembangan yang sesuai, mungkin ada masalah pada asupan makanan mereka,” kata Potock.
 
Anak Anda menolak makanan, kecuali makanan favoritnya
Anak-anak mungkin memiliki preferensi terhadap jenis makanan tertentu, tetapi jika mereka hanya ingin makan pada satu jenis makanan tertentu maka orang tua perlu memerhatikannya.
 “Jika anak memiliki masalah pada makanan, mereka akan membatasi makanan yang ingin mereka konsumsi dan menolak semua makanan lain dan tidak mengembangkan preferensi makanan yang ingin mereka makan,” ujar Adriane Ransom, seorang terapis okupasi anak.
 
Anak Anda sering muntah
 "Ketika beralih ke makanan padat, seorang anak dengan gangguan makan anak sering muntah atau melepehkan makanan mereka,” ujar Ransom.
 Jika itu masalahnya, mungkin merupakan ide yang baik untuk berbicara dengan dokter anak anak Anda untuk mendapatkan diagnosa dan dirujuk ke spesialis.
 
Anak hanya mengonsumsi susu dari botol

Susu memang merupakan salah satu sumber makanan yang baik untuk anak-anak, tetapi jika sebagian besar makanan mereka hanya minum susu melalui botol maka orang tua perlu waspada.
“Seorang anak dengan pediatric feeding disorder (PDF) mungkin tidak dapat minum dari cangkir atau gelas tanpa tumpah,” ujar Ransom. “Anda juga mungkin mendapati anak Anda sering tersedak atau muntah ketika minum dari cangkir atau gelas,” ucapnya.  (Medcom/OL-14)

Berita Terkini

Read More

BenihBaik.com

Read More

Berita Populer

Read More