Jumat 24 Januari 2020, 11:10 WIB

Ada Dugaan Virus Korona di Wuhan Dari Sup Kelelawar

Antara | Internasional
Ada Dugaan Virus Korona di Wuhan Dari Sup Kelelawar

Ist
Sup kelelawar di Wuhan diduga sebagai perantara virus korona

 

BULETIN Sains China melaporkan adanya dugaan kelelawar buah sebagai pembawa virus korona. Dan sup kelelawar yang terkenal di Kota Wuhan adalah perantaranya. Kelezatan sup kelelawar dari Kota Wuhan, Tiongkok  sudah terkenal di dunia. Sayangnya, kota Wuhan juga disebut sebagai tempat asal dari virus korona.

Para ahli percaya bahwa kelelawar buah kemungkinan adalah pembawa virus tersebut. Dalam laporan Buletin Sains China disebutkan para peneliti awalnya meremehkan kondisi virus ini karena dianggap mirip dengan pneumonia dan SARS, demikian dilansir Mirror, Jumat (24/1)

Hal ini semakin diperkuat dengan beredarnya sebuah video di dunia maya yang memperlihatkan semangkuk sup kelelawar yang terlihat tidak wajar.

Menurut laporan Daily Star, gambar tersebut dinilai aneh lantaran pada bagian wajah kelelawar terlihat menyeringai dengan bagian dalam perutnya yang kemerahan mengambang di antara kaldu. Video lain juga memperlihatkan hal yang sama. Kali ini seorang gadis memasukkan salah satu kelelawar ke dalam mulut dan teman-temannya merasa ada yang aneh dengan kelelawar tersebut.

"Virus korona Wuhan bisa jadi berasal dari kelelawar tetapi antara kelelawar dan manusia mungkin ada perantara yang tidak diketahui," ujar salah satu ilmuwan yang diterbitkan di South China Morning Post.

Sementara itu, Wuhan tempat asal virus telah dikarantina karena virus terus menyebar. Pemerintah lokal Wuhan mengatakan akan menutup semua jaringan transportasi perkotaan dan menangguhkan penerbangan keluar dari kota. Pemerintah juga mendesak warga untuk tidak meninggalkan kota kecuali keadaan darurat. Pemerintah Tiongkok mengkonfirmasi ada 571 kasus virus korona dan 17 kematian. Sekitar 20 pekerja medis juga telah terinfeksi.

baca juga: Virus Korona Baru dari Wuhan Telah Menewaskan 25 Orang

Profesor Neil Ferguson, direktur Pusat Penelitian Medis untuk Analisis Penyakit Infeksi Global, mengatakan perkiraan jumlah orang yang terinfeksi virus korona Wuhan sekitar 4.000 jiwa. (OL-3)

 

 

Berita Terkini

Read More

BenihBaik.com

Read More

Berita Populer

Read More