Jumat 24 Januari 2020, 00:05 WIB

Pemprov DKI Istimewakan Mobil Listrik

Pemprov DKI Istimewakan Mobil Listrik

ANTARA
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan

 

GUBERNUR DKI Anies Baswedan mengumumkan pembebasan pajak bea balik nama kendaraan bermotor (BBN-KB) untuk kendaraan listrik di Balai Kota DKI,  Kamis (23/1).

Selain itu, lanjut Anies, Pemprov DKI juga akan memberikan insentif terkait ketentuan parkir di Jakarta.

Namun Anies belum merinci insentif tersebut. Bahkan Jakarta menjadi provinsi pertama yang bebaskan Pajak Kendaraan Listrik (PKL). “Yang insentif parkir belum diumumkan. Insya Allah nanti akan ada insentif parkir,” ujar Anies.

Anies menambahkan, insentif lain yang saat ini sudah bisa dirasakan pengguna mobil listrik adalah kebal aturan ganjil dan genap. “Sejauh ini sudah ada insentif lain yaitu bebas ganjil-genap. Jadi bisa memasuki seluruh kawasan di Jakarta jam berapa saja,” kata Anies.

Gubernur itu telah menerbitkan Pergub No 3/2020 tentang Insentif Pajak BBN-KB atas Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai untuk Transportasi Jalan. Pembebasan pajak BBN-KB diberlakukan untuk kendaraan pribadi dan transportasi umum. Ketentuan ini hanya diberlakukan untuk kendaraan yang 100 persen menggunakan listrik.

Aturan ini diberlakukan mulai 15 Januari 2020 sampai 31 Desember 2024. Kemudian akan dievaluasi setelah lima tahun.

Adapun Perda No 6/2019 tentang Perubahan atas Perda No 9/ 2010 tentang BBN-KB, tarif BBN-KB untuk penyerahan pertama sebesar 12,5%. Sedangkan untuk penyerahan kedua dan seterusnya sebesar 1%.

Dinas Perhubungan DKI akan menerbitkan stiker untuk memudahkan identifikasi saat melalui jalan yang termasuk pembatasan lalu lintas dengan ganjil genap. “Stiker ada barcodenya,” kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Syafrin Liputo.

Dishub juga akan berkoordinasi dengan Ditlantas Polda Metro Jaya yang berwenang melakukan penegakkan hukum terhadap pelanggar lalu lintas.
Sebelumnya, Dishub juga telah menerbitkan stiker bagi kendaraan bermotor milik pengguna disabilitas. Pemilik kendaraan bermotor disabilitas juga dibebaskan dari pembatasan ganjil genap. (Ssr/Put/J-1)

Baca Juga

MI/Andri Widiyanto

Anies Paparkan Rata-rata DKI Periksa 22-28 Ribu Sampel Per Pekan

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Minggu 12 Juli 2020, 15:21 WIB
Anies mengungkapkan, kapasitas tes usap PCR yang dimiliki Pemprov DKI sudah jauh melebih dari standar WHO yakni 1.000 per 1 juta penduduk...
MI/Fransisco Carolio Hutama Gani

Pemda DKI Harus Rangkul Bodetabek untuk Hadapi Covid-19

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Minggu 12 Juli 2020, 13:40 WIB
Pandu menyebut penyebaran covid-19 di Jakarta akan sulit ditekan karena mobilitas warga yang sangat...
MI/Fransisco Carolio Hutama Gani

Tertinggi, Kasus Baru Covid-19 Jakarta Tambah 404 Orang Hari Ini

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Minggu 12 Juli 2020, 13:25 WIB
Kasus baru covid-19 di Jakarta kembali capai rekor tertinggi yakni 404 orang hari...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya