Kamis 23 Januari 2020, 13:15 WIB

Dahnil: Kunker Prabowo ke LN Bukan Sekedar Diplomasi Pertahanan

Intan Yunelia | Politik dan Hukum
Dahnil: Kunker Prabowo ke LN Bukan Sekedar Diplomasi Pertahanan

ANTARA/Indrianto Eko Suwarso (STR)
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto

 

MENTERI Pertahanan Prabowo Subianto beberapa kali melakukan kunjungan kerja ke luar negeri. Hal ini mengundang kritik dari sejumlah pihak terkait lawatan mantan Komandan Jenderal Kopassus itu.

"Kenapa pak Prabowo banyak berkunjung ke luar negeri melakukan diplomasi pertahanan. Bukan cuma sekedar melakukan diplomasi pertahanan dengan baik dengan negara strategis tapi juga terkait persenjataan alutsista butuh clearance," kata Staf Khusus Menhan bidang Komunikasi Publik dan Hubungan Antar-lembaga Dahnil Anzar Simanjuntak di Kementerian Pertahanan, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (23/1).

Baca juga: Pemerintah Matangkan Kerja sama Alutsista dengan Prancis

Salah satu lobi yang dilakukan adalah transaksi Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista). Tak semua senjata mudah untuk ditransaksikan dengan negara lain.

"Kan beli senjata nggak seperti beli TV atau beli mobil di dealer tapi butuh clearance, kesepakatan, G2G (Government to Government) apalagi sekarang beli senjata walaupun belinya bisnis to bisnis tapi akhirnya clearancenya g2g. Oleh sebab itu dibutuhkan diplomasi," ujar Dahnil.

Ia menjelaskan bahwa kritikan terhadap Menhan Prabowo terkait seringnya ke luar negeri tak perlu menjadi kesalahpahaman. Menurutnya, mereka yang memiliki pemahaman tentang tugas-tugas pertahanan akan paham terkait hal ini.

"Jadi kritik yang seolah-olah menyebut Pak Prabowo jalan-jalan itu bukti bahwasannya ada yang salah dengan literasi pertahanan para politisi kita," pungkasnya. (Medcom.id/OL-6)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More