Rabu 22 Januari 2020, 20:50 WIB

Pemkab Cirebon Hapuskan Denda PBB mulai 2014-2019

Nurul Hidayah | Nusantara
Pemkab Cirebon Hapuskan Denda PBB mulai 2014-2019

MI/Nurul Hidayah
Kepala Bappeda Kabupaten Cirebon Erus Rusmana

 

BADAN Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda) Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, menghapus denda Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) mulai 2014 hingga 2019.

Kepala Bappenda Kabupaten Cirebon, Erus Rusmana, menjelaskan penghapusan denda pajak tersebut dalam rangka memperingati hari ulang tahun Kabupaten Cirebon yang ke 538 tahun ini.

"Sekaligus bentuk kepedulian Pemkab Cirebon kepada masyarakat," ungkap Erus, di kantornya, Rabu (22/1).

Masyarakat yang menunggak PBB, jelas Erus, cukup banyak. Nilainya mencapai Rp9 miliar. Dengan adanya program penghapusan denda PBB ini, harapannya masyarakat terbantu dan tetap bisa membayarkan PBB yang kemungkinan sudah cukup lama tidak dibayar.

Selain itu, ungkap Erus, program tersebut diluncurkan untuk menyiasati penunggak PBB untuk bisa sadar. Mereka membayar pajak sesuai dengan ketentuan hukum yang ada sat ini.

"Bisa disebut ini diskon.  Juga dalam rangka memperingati hari ulang tahun Kabupaten Cirebon ke 538 tahun ini," ungkap Erus.

Menurut Erus, tercatat ada ribuan masyarakat yang menunggak PBB, nilainya juga mencapai Rp 9 miliar. "Kalau warga tidak memiliki tunggakan, aset nilai tanah mereka juga akan mengalami kenaikan," ungkap Erus.

Penghapusan denda PBB  di Kabupaten Cirebon dilakukan mulai 2 Januari hingga 30 April 2020. Caranya juga cukup mudah. Masyarakat tinggal datang ke Bank Jabar Banten (BJB) dan hanya menyerahkan nomor obyek pajak (NOP). Nantinya secara otomatis pembayaran hanya dikenakan pokok saja tanpa disertai dengan denda.

Dengan cara yang mereka lakukan kali ini, Erus berharap tunggakan-tunggakan PBB bisa  segera teratasi dan tidak ada lagi.

Tahun ini Pemkab Cirebon menargetkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari pembayaran PBB sebesar Rp 47,2 miliar. Jumlah ini mengalami kenaikan dibandingkan tahun sebelumnya yang ada di angka Rp 42,5 miliar." Jumlah obyek pajaknya sendiri ada 880 ribu obyek pajak," tandasnya. (OL-13)

 

Baca Juga

ANTARA FOTO/Irwansyah Putra

Angkutan Umum Mulai 5 Juli Kembali Beroperasi di Aceh

👤Amiruddin Abdullah Reubee 🕔Selasa 02 Juni 2020, 06:38 WIB
Bus-bus dari Sumatra Utara akan diizinkan masuk ke Aceh mulai 5 Juli 2020 namun harus memenuhi persyaratan kesehatan. Antara lain penumpang...
MI/Martinus Solo

Kejujuran Warga Kunci Sukses Bintuni Cegah Covid-19

👤Martinus Solo 🕔Selasa 02 Juni 2020, 06:15 WIB
Bupati Teluk Bintuni, Petrus Kasihiw mengatakan bahwa dengan sikap kejujuran masyarakat, pihaknya bersama Gugus Tugas Covid-19 bisa menekan...
Dok. Humas Pemprov Jawa Barat

Aju Data Menyongsong Kenormalan Baru

👤Bayu Anggoro 🕔Selasa 02 Juni 2020, 06:05 WIB
Rumah sakit rujukan RSHS Bandung bersiap membuka layanan selain covid-19. Dari total 300-an tempat tidur, kamar isolasi hanya diisi 14...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya