Rabu 22 Januari 2020, 19:49 WIB

Dukung Pengembangan Pelabuhan Baai, Ketua DPD Ajukan Syarat ini

Eko Rahmawanto | Politik dan Hukum
Dukung Pengembangan Pelabuhan Baai, Ketua DPD Ajukan Syarat ini

Dok DPD
Ketua DPD LaNyalla Mattalitti di Bengkulu, Rabu (22/1).

 

KETUA DPD LaNyalla Mahmud Mattalitti mendorong pelibatan pengusaha lokal dalam pengembangan Pelabuhan Baai Bengkulu menjadi pelabuhan modern terintegrasi.

Dia mengungkapkan itu saat bertemu Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah yang mendampingi GM Pelindo II Cabang Bengkulu Silo Santoso di Bengkulu, Rabu (22/1).

LaNyalla menyatakan DPD RI siap mendukung rencana pengembangan Pelabuhaan Baai menjadi modern integrated port dengan syarat Pelindo mengutamakan keterlibatan pengusaha setempat dan pengusaha swasta nasional.  

Baca juga: DPD Ingatkan Kejagung Hindari Kriminalisasi di Kasus Nduga

"Saya dan para senator, khususnya dari Bengkulu, akan memasukkan agenda ini untuk bertemu pemerintah pusat melalui kementerian terkait untuk mempercepat pengembangan Pelabuhan Pulau Baai, Bengkulu. Tapi saya minta Pelindo dan Pak Gubernur melibatkan secara aktif para pengusaha lokal dan swasta nasional," jelas LaNyalla.

Dalam kunjungan itu, LaNyalla didampingi Wakil Ketua III DPD Sultan Baktiar Najamuddin dan dua senator asal Bengkulu yakni Eni Khaerani dan Riri Damayanti. Selain itu, hadir pula senator Fachrul Razi (Aceh), Alirman Sori (Sumatra Barat) Zuhri M Syazali (Bangka Belitung), Dharma Setiawan (Kepulauan Riau), dan Edwin Pratama Putra (Riau).

Baca juga: La Nyalla Soroti Masalah Konektivitas Infrastruktur Bengkulu

Sultan Najamuddin menekankan pentingnya ditemukan solusi permanen terkait pendangkalan alur masuk ke kolam Pelabuhan Pulau Baai. "Masalah klasik pendangkalan di pelabuhan harus diatasi dengan komprehensif. Jangan hanya menjadi proyek pengerukan saja. Baru nanti kita bicara lebih jauh tentang konektivitas dengan jalan tol trans Sumatra dan jalur kereta api," paparnya.

Senator Fachrul Razi memberi semangat kepada stakeholder di Bengkulu terkait keberadaan Pelabuhan Pulau Baai tersebut. Dikatakan Fachrul, setelah jalur sutra yang digagas Tiongkok selesai, kompetitor mereka yang tergabung dalam Trans Pacific Partnership (TPP) yang diinisiasi Amerika Serikat dan Australia, sangat mungkin menggunakan jalur Samudera Hindia sebagai jalur perdagangan lintas laut. (X-15)

Baca Juga

Dok MI/ROMMY PUJIANTO

KPK Diminta Transparan Seleksi Deputi Penindakan

👤Cahya Mulyana 🕔Senin 30 Maret 2020, 14:41 WIB
Sejak awal Maret 2020, serangkaian proses seleksi enam jabatan struktural yang dilakukan KPK dinilai terkesan berjalan...
ANTARA/FAUZAN

Darurat Covid-19, Hakim Diminta Maksimalkan Hukuman Non-Penjara

👤Dwi Tupani 🕔Senin 30 Maret 2020, 14:32 WIB
Kondisi overcrowding dan penyebaran covid-19 menyebabkan Rutan/Lapas bukan lagi menjadi tempat yang aman untuk pelaksanaan...
MI/Susanto

NasDem Usul Gaji Anggota DPR Dipotong 50% Untuk Tangkal Covid-19

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 30 Maret 2020, 13:14 WIB
Fraksi Partai NasDem mengusulkan pemotongan 50% gaji anggota dewan yang terhormat mulai bulan April 2020 untuk membantu menanggulangi wabah...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya