Rabu 22 Januari 2020, 23:15 WIB

Warga Tanjung Priok Tersinggung dan Beraksi

Warga Tanjung Priok Tersinggung dan Beraksi

MI/Bary Fathahilah
Ribuan warga Tanjung Priok menggelar aksi damai di depan Kantor Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham)

 

PERNYATAAN Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly yang mendiskreditkan Tanjung Priok sebagai wilayah kumuh dan kriminal memancing warga Priok berdemo di depan kantor Kemenkumham, Rabu (22/1).

Sekelompok massa mengatasnamakan Priok Bersatu melakukan aksi menutup hampir seluruh jalan depan kantor Kemenkumham.

“Ini baru awalnya pak menteri. Nanti di Priok kami buat aksi yang lebih besar lagi,” ujar salah satu orator massa.

Aksi warga itu menuntut  Menteri Yasonna meminta maaf atas stigma negatif yang disampaikannya.

“Tadi perwakilan ketemu, tapi pak menterinya melarikan diri.  Saya tegaskan pak menteri harus minta maaf 2x24 jam,” kata perwakilan warga yang telah bertemu pihak Menkumham.

Massa memberikan Yasonna dua pilihan, minta maaf atau mundur dari jabatannya.

“Ini bentuk pelecehan sosial, ini bentuk penyudutan pada otak kita. Jadi pak menteri harus berpikir warga priok sakit hati,” lanjut orator.

“Crime is a social product, crime is a social problem. Sebagai problem sosial, masyarakat kita semua punya tanggung jawab soal itu. Itu sebabnya kejahatan lebih banyak di daerah miskin,” kata Yasonna dalam sambutannya di acara ‘Resolusi Pemasyarakatan 2020 Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS)’ di Lapas Narkotika Kelas IIA Jatinegara, Jakarta, Kamis (16/1)
Yasonna mencontohkan dua orang anak yang tumbuh besar di wilayah Menteng dan Priok.

Menurutnya jika anak yang lahir dari kawasan Tanjung Priok yang terkenal keras dan sering terjadi tindak kriminal akan melakukan hal serupa di masa depan.

Uniknya berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) terkait indeks Kerawanan keamanan dan ketertiban wilayah DKI Jakarta 2019 hal tersebut justru berbanding terbalik.

Data itu mengungkap bahwa Kelurahan Tanjung Priok 2019 berada lebih rendah dibanding Menteng, dimana Tanjung Priok berada di angka 12,83% berbanding Menteng dengan angka 15,58%. (Dro/J-1)

Berita Terkini

Read More

BenihBaik.com

Read More

Berita Populer

Read More