Rabu 22 Januari 2020, 17:30 WIB

Batan: BRIN Buat Lembaga Lebih Terintegrasi

Atikah Ishmah Winahyu | Humaniora
Batan: BRIN Buat Lembaga Lebih Terintegrasi

MI/Ardi Teristi Hardi
Kepala Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) Anhar Riza Antariksawan.

 

PEMERINTAH membentuk Badan Riset Nasional (BRIN) sejak tahun lalu untuk menyatukan seluruh lembaga riset agar lebih terkoordinasi. Kepala Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) Anhar Riza Antariksawan mengaku koordinasi antarlembaga riset menjadi lebih terintegrasi.

"Jadi lebih terkoordinir memang kalau saya rasa, karena memang terutama ada BRIN," kata Anhar dalam media briefing di Tuang Coffee, Jakarta, Rabu (22/1).

Baca juga: BRIN Harus Berorientasi pada Pengembangan Ilmu Pengetahuan

Anhar menjelaskan, saat ini pelaksanaan program di lembaga riset menjadi lebih tertata karena setiap lembaga diberikan proyeknya masing-masing.

Namun, dia mengaku masih belum mengetahui lebih jauh bagaimana kinerja BRIN ke depannya.

"Bagaimana ke depannya (masih) kami tunggu," tuturnya.(OL-5)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More