Rabu 22 Januari 2020, 14:45 WIB

Gattuso: Kemenangan Atas Lazio adalah Titik Balik

Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Sepak Bola
Gattuso: Kemenangan Atas Lazio adalah Titik Balik

AFP/Tiziana FABI
Gennaro Gattuso

 

NAPOLI sukses memenangkan laga perempat final Coppa Italia yang dramatis untuk menyingkirkan juara bertahan Lazio dengan skor tipis 1-0, Rabu (22/1) dini hari WIB.

Bermain di San Paolo, Naples, gol semata wayang di laga ini dicetak Lorenzo Insigne saat pertandingan baru bergulir dua menit.

Napoli selanjutnya akan bertemu Fiorentina atau Inter Milan pada semifinal yang memainkan dua leg.

Pertandingan berjalan cukup sengit. Pasalnya, wasit harus mengeluarkan dua kartu merah, adanya penalti yang gagal, tendangan ke tiang gawang sebanyak empat kali, dan dua gol yang dianulir.

Baca juga: Insigne Antar Napoli Melaju ke Semifinal Coppa Italia

Sang pelatih Napoli Gennaro Gattuso melihat Napoli yang sangat berbeda dalam kemenangan Coppa Italia atas Lazio.

"Kita harus memiliki racun itu di setiap pertandingan,” tuturnya usai mengantarkan Napoli lolos ke semifinal Coppa Italia.

Lorenzo Insigne mencetak gol dalam 90 detik dan 25 menit pembukaan kacau, dengan penalti Ciro Immobile yang gagal dan kartu merah untuk Elseid Hysaj dan Lucas Leiva.

"Lazio adalah tim yang sangat bagus dan secara fisik mereka dapat menghancurkan ketika menjepit Anda kembali ke sepertiga akhir," ucap Gattuso kepada Rai Sport.

“Kami membuat beberapa kesalahan menjelang akhir, tetapi menunjukkan rasa lapar kami. Sekarang kita harus mempertahankannya, selalu tak pernah puas. Ini bukan kemenangan penting pertama kami musim ini, tetapi kami cenderung berpuas diri setelah hasil yang besar. Kami perlu memiliki racun itu di setiap pertandingan,” tambahnya.

Napoli berada dalam krisis setelah Gattuso kehilangan empat dari lima pertandingan Serie A pertamanya, tetapi ini bisa menjadi titik balik dalam kampanye Napoli.

“Saya tahu ini akan menjadi sulit ketika saya menerimanya, karena Naples adalah tempat yang rumit untuk bekerja. Saya terpana dengan penampilan kami melawan Fiorentina tiga hari lalu, karena kami memalukan. Saya tidak mengharapkannya,” ujarnya.

Gattuso ingin semua pemain, dan ofisial turut membuka mata dan saling terbuka satu sama lain demi kepentingan klub..

“Ketika Anda telah bersama selama tujuh atau delapan tahun dengan hasil yang baik, Anda menjadi teman dan membiarkan beberapa hal tergelincir. Kita harus selamanya berada di kaki kita dan tidak menerima apa pun begitu saja,” ucap eks gelandang AC Milan itu. (footballitalia/OL-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More