Rabu 22 Januari 2020, 12:40 WIB

Harimau Sumatra dari Sumsel Dievakuasi ke Tambling

Thomas Harming Suwarta | Humaniora
Harimau Sumatra dari Sumsel Dievakuasi ke Tambling

MI/Susanto
Anak Harimau Sumatra bernama Mulli berjalan menuju alam bebas setelah dilepasliarkan di Tambling Wildlife Nature Conservation (TWNC), 2017

 

GUBERNUR Lampung Arinal Djunaidi menerima seekor harimau Sumatra yang baru saja diamankan di Desa Plakat, Kabupaten Muara Enim, Sumatra Selatan, Rabu (22/1). Harimau Sumatra ini menjadi perhatian publik karena sudah memakan korban manusia dengan rincian lima orang meninggal dan dua terluka. Kini, harimau tersebut dievakuasi ke kawasan Tambling Wildlife Nature Conservation (TWNC), Kabupaten Pesisir Utara, Provinsi Lampung.

Acara serah terima dilakukan di Bandar Udara Raden Inten, Lampung, oleh Kepala Sie Konservasi Wilayah II Balai BKSDA Sumatra Selatan Martialis Puspito disaksikan oleh Komisaris Utama TWNC Hana Lilies dan Kapolda Lampung Irjen Purwadi Arianto.

"Hari ini kita terima harimau Sumatra ini sebagai langkah pengamanan, baik untuk manusia maupun hewannya. Kita kan punya taman nasional bukit barisan di wilayah Tambling yang memenuhi persyaratan harimau ini bisa hidup. Harapannya, harimau bisa menemukan kehidupan yang lebih baik di sini. Jadi masyarakat selamat, satwanya juga aman," kata Gubernur Lampung Arinal Djunaidi.

Baca juga: Tambling Rumah Satwa Endemik

Djunaidi menambahkan, peristiwa penyerangan oleh Harimau Sumatra yang terjadi sejak November 2019 seharusnya tidak perlu terjadi jika keseimbangan alam tetap terjaga.

"Karena pada dasarnya harimau ini tidak menyerang manusia. Namun karena ketersediaan makanan dia berkurang bisa karena aktivitas perburuhan sehingga tidak ada keseimbangan lagi maka dia menyerang manusia," ungkap Djunaidi yang juga enggan menyalahkan masyarakat karena bermukim di area hutan lindung sebab adanya pertambahan jumlah penduduk.

Terkait Harimau Sumatra yang dievakuasi ke Tambling, lanjut dia, akan diperiksa kesehatannya, diobservasi sampai pada saatnya kembali dilepas.

"Tentunya kita menyesuikan. Kita akan kandangin dulu beberapa hari, makanannya disiapkan, situasinya disesuaikan, kesehatannya harus diperhatikan dan ketika dia sudah memenuhi syarat setelah diobservasi, dilepas lagi," tukas Djunaidi.(OL-5)

Baca Juga

ANTARA/GALIH PRADIPTA

Pemda Diminta Segera Tetapkan Juknis PPDB 2020

👤Gana Buana 🕔Selasa 02 Juni 2020, 05:25 WIB
Selain penetapan zona, kuota, dan jalur penerimaan, pedoman teknis tersebut juga harus mengatur tata cara PPDB di masa darurat pandemi...
MI/FRANSISCO CAROLIO HUTAMA GANI

Masuki Kenormalan Baru Mulai Produktivitas

👤Ihfa Firdausya 🕔Selasa 02 Juni 2020, 05:14 WIB
Pemerintah mengapresiasi daerah-daerah yang berusaha melakukan inovasi dalam menekan angka penularan kasus baru...
ANTARA/MOHAMMAD AYUDHA

Kemendikbud kembali Dorong Pemda Lakukan PPDB secara Daring

👤Gana Buana 🕔Selasa 02 Juni 2020, 05:05 WIB
KEMENTERIAN Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) meminta pemerintah daerah (pemda) melaksanakan kegiatan Penerimaan Peserta Didik Baru...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya