Rabu 22 Januari 2020, 11:44 WIB

Dua Remaja Tenggelam Terbawa Arus di Sungai Lubai

Dwi Apriani | Nusantara
Dua Remaja  Tenggelam Terbawa Arus di Sungai Lubai

MI/Dwi Apriani
Tim SAR melanjutkan pencarian korban tenggelam di Desa Aur, Kecamatan Lubai, Muara Enim, Sumsel.

 

DUA remaja hanyut terbawa arus sungai di Desa Aur, Kecamatan Lubai, Muara Enim, Sumatra Selatan. Satu orang ditemukan sudah meninggal dunia. Kedua korban bernama Yulia Sandra, 14 dan Aisyah, 14 sedang berenang menggunakan ban mobil. Namun karena arus sungai yang begitu deras, ban yang digunakan keduanya pun terbalik. Kedua remaja ini langsung hilang terbawa arus sungai.

"Ada dua warga kita, Yulia dan Aisyah, masih duduk dibangku SMP. Mereka sedang main air di sungai Lubai dan hilang hanyut terbawa arus sungai. Memang arus sungai saat ini sedang deras," kata Kepala Desa Aur, Husni Fauzi, Rabu (22/1).

Ia mengungkapkan bersama warga lain sudah melaporkan ke pemerintah daerah dan juga Basarnas untuk pencarian korban.

"Kami semua sudah berupaya mencari sejak selasa sore hingga kini," kata dia.

Sementara itu, usai mendapat informasi tersebut tim pun langsung turun ke lokasi untuk melakukan pencarian kedua korban. Humas Basarnas Palembang Dayu Willy mengatakan, Yulia dan Aisyah diinformasikan tenggelam dan terbawa arus sungai Lubai. Sejak pukul 16.30 WIB hingga pukul 02.20 WIB dini hari pencarian dilakukan sepanjang aliran sungai.

Akhirnya tim pun berhasil menemukan korban Aisyah ditemukan sekitar 100 meter dari lokasi kejadian dengan kondisi meninggal dunia.

"Dini hari tadi kita temukan salah satu korban yakni Aisyah, meninggal dunia. Kami pun membawa jenazah Aisyah ke rumah duka," kata Willy.

baca juga: Semen Baturaja-Pusri Kerja Sama Suplai Tanah Liat

Diakuinya, pencarian kedua dilakukan kembali Rabu (22/1). Berharap satu korban yang hilang kembali ditemukan.

"Kami bersama tim gabungan serta masyarakat terus melakukan pencarian korban bernama Yulia.

"Pencarian hari ke dua ini dimulai pukul 07.00 WIB dilakukan dengan pencarian dengan penyisiran menggunakan 2 unit perahu karet sejauh 1 kilometer ke arah timur. Mengikuti arah arus sungai dan dilakukan dengan penyelaman di lokasi yang dicurigai," tandasnya. (OL-3)

Berita Terkini

Read More

BenihBaik.com

Read More

Berita Populer

Read More