Rabu 22 Januari 2020, 09:35 WIB

Hadapi Musim Hujan, BPBD Flotim Tingkatkan Koordinasi

Ferdinandus Rabu | Nusantara
Hadapi Musim Hujan, BPBD Flotim Tingkatkan Koordinasi

MI/Ferdinandus Rabu
BPBD Flores Timur terus meningkatkan koordinasi dengan 12 stakeholder menghadapi bencana banjir dan longsor.

 

MENGHADAPI bencana musum hujan, BPBD Kabupaten Flores Timur, NTT meningkatkan koordinasi dengan seluruh stakeholder. Kepala BPBD Flores Timur, Alfonsus Hada Bethan mengatakan pihaknya telah menggelar rapat gabungan bersama sejumlah dinas, Syahbandar dan Pelabuhan Laut, BMKG serta TNI dan Polri untuk membangun koordiansi bersama dalam mengantisipasi bencana sebagai bentuk kewaspadaan dini.

"Ada sekitar 12 stekholder. Sudah dua kali rapat gabungan untuk membangun koordinasi bersama sekaligus menginventarisir berbagai kejadian bencana. Dalam rapat gabungan tersebut kami juga membangun koordinasi terkait kekuatan dan kesiapan personil maupun sarana prasarana di setiap stekholder untuk menjamin kesiapan menghadapi bencana nanti," kata Alfonsus, Rabu (22/1).

Di sejumlah daerah di Flores Timur rawan bencana banjir seperti di Beloaja dan Sinar Hading Gala yang setiap tahun tejadi banjir dan longsor. Alfonsus meminta masyarakat mewaspadainya. Sementara itu, Wakil Bupati Flores Timur Agus Boli mengajak seluruh warga untuk melindungi alam agar tidak rusak, sehingga bisa mengurangi bencana.  

baca juga: Polres Klaten Tangkap Empat Tersangka Kasus Narkoba

"Saya ajak masyarakat untuk kembali menghormati alam. Jangan suka bakar hutan lagi agar tidak gundul sehingga saat hujan bisa mencegah banjir dan erosi. Harus rajin menanam dan tidak merusak lingkungan. Ini contoh-contoh menghormati alam. Karena tidak disadari bahwa bencana itu datang karena ulah kita sendiri yang tidak pernah menghormati alam," tegas Wabup Flotim Agus Boli. (OL-3)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More