Rabu 22 Januari 2020, 07:54 WIB

Gara-Gara Virus Korona, Turis Tiongkok Dilarang Masuk ke Korut

Antara | Internasional
Gara-Gara Virus Korona, Turis Tiongkok Dilarang Masuk ke Korut

AFP
Salah satu tempat pariwisata baru di Yangdok , selatan Provinsi Pyongan, Korut yang baru saja dibuka untuk umum pada 14 Januari 2020.

 

KOREA Utara untuk sementara waktu melarang turis asing memasuki negara itu karena penyebaran virus korona yang mematikan. Sebagian besar wisatawan ke Korea Utara berasal dari Tiongkok, pendukung utama Pyongyang.
 
Young Pioneer Tours, sebuah perusahaan perjalanan petualangan yang berbasis di Tiongkok, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mulai Rabu (22/1), Korea Utara untuk sementara waktu menutup perbatasannya dengan semua turis asing sebagai tindakan pencegahan terhadap virus, yang sangat cepat menyebar dari kota Wuhan ke berbagai daerah bahkan negara.

"Saya telah mengkonfirmasi bahwa pemerintah Korea Utara untuk sementara waktu akan menangguhkan semua turis asing memasuki Korea Utara sampai mereka merasa virus korona terkendali dengan baik," kata Rowan Beard dari Young Pioneer Tours.

Rincian lebih lanjut belum dikonfirmasi oleh mitra perjalanan perusahaan di Korea Utara, kata pernyataan Young Pioneer Tours.  Seorang manajer di perusahaan wisata asing lain mengatakan mereka juga telah diberitahu tentang langkah tersebut. Padahal Korea Utara awalnya berharap akan mendapatkan pendapatan cukup besar di sektor pariwisata, karena liburan Imlek. Pada tahun-tahun sebelumnya, setiap liburan Imlek banyak wisatawan Tiongkok berwisata ke Korea Utara. Korea Utara diperkirakan menghasilkan jutaan dolar dari aliran wisatawan Tiongkok yang stabil. Rute penerbangan dari Pyongyang ke Wuhan dan sebaliknya kini ditiadakan.

baca juga: Kasus Virus Korona Pertama Ditemukan di AS

Wilayah Asia saat ini siaga dengan adanya kasus virus korona yang cukup cepat menyebar. Bahkan menjelang Imlek, jutaan wisatawan asal Tiongkok akan berlibur ke luar negeri dalam minggu ini. Namun kasus korona ini menyebabkan banyak negara mengambil sikap terhadap wisatawan asal Tiongkok. Hingga Senin (20/1), jumlah kasus virus korona mencapai 291. (OL-3)

 

 

Berita Terkini

Read More

BenihBaik.com

Read More

Berita Populer

Read More