Rabu 22 Januari 2020, 05:50 WIB

Sistem Open Source Bantu Transformasi Digital Perbankan

(RO/E-1) | Ekonomi
Sistem Open Source Bantu Transformasi Digital Perbankan

ilustrasi

 

Transformasi ke ranah digital terus digencarkan kalangan perbankan. Tuntutan konsumen dan intensitas persaingan yang makin meningkat menyebabkan perbankan dan lembaga keuangan lainnya terus bergerak ke arah digital untuk tetap survive dan memenangi persaingan.

Beberapa bank telah menginvestasikan dana cukup besar untuk memanfaatkan kemajuan teknologi. Seperti Bank Mandiri yang yang sukses mengadopsi teknologi big data. Investasi pada infrastruktur big data di 2017 telah meningkatkan kualitas layanan kredit.

Demikian juga Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) yang lebih mendorong belanja teknologi informasi (TI) ketimbang membangun infrastruktur konvensional seperti kantor dan mesin ATM. Kini, BNI terus menggenjot layanan e-channel, mobile banking, dan inovasi BNI Sonik, yakni mesin smart kios agar nasabah bisa membuka rekening secara digital.

Adapun bank BUMN lainnya, BTN, tahun ini akan lebih fokus membangun ekosistem TI. Salah satunya ialah Application Programming Interface (API) untuk menggandeng perusahaan teknologi finansial dan startup yang bergerak di bidang kredit pemilikan rumah (KPR).

Beberapa bank asing dalam kegiatan operasionalnya bahkan telah memanfaatkan sistem berbasis open source. Peranti lunak (software) open source menjadi solusi terbaik bagi perusahaan yang ingin memenangi persaingan.

Selain andal dan aman, software berbasis open source menawarkan kebebasan dan keleluasaan ketimbang software berlisensi.

PT Equnix Business Solutions menemukan bahwa peralihan dari software lisensi berbayar ke open source bisa menghemat setidaknya sekitar 50% dari total anggaran TI pada sistem tersebut.

"Untuk bisa bersaing, perusahaan harus memiliki infrastruktur TI yang mumpuni karena itulah PostgreSQL hadir sebagai solusi. Selain kemandirian berkat lisensi nonkomersial berbasiskan open source, PostgreSQL memiliki skalabilitas jauh lebih baik," kata CEO PT Equnix Business Solutions, Julyanto Sutandang.

Fenomena menjamurnya perusahaan startup saat ini tidak mungkin bisa terjadi jika tanpa peran peranti lunak open source. Tak mungkin mereka akan berkembang pesat jika sejak awal sudah terbenani dengan biaya tinggi untuk software. Efisiensi biaya hanya bisa terjadi dengan menggunakan peranti lunak open source. (RO/E-1)

Berita Terkini

Read More

BenihBaik.com

Read More

Berita Populer

Read More