Rabu 22 Januari 2020, 05:20 WIB

Fasilitas Sidik Jari untuk Pasien Hemodialisis

(Ata/H-2) | Humaniora
Fasilitas Sidik Jari untuk Pasien Hemodialisis

ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/
Fachmi Idris, Direktur Utama BPJS Kesehatan

 

SIMPLIFIKASI layanan pasien hemodialisis menjadi salah satu prioritas Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan pascakenaikan iuran. Fasilitas finger print (sidik jari) untuk pasien hemodialisis menjadi salah satu cara agar peserta tidak perlu lagi mengulang membuat surat rujukan dari Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP).

"Tidak perlu bawa surat, selanjutnya cukup finger print saja," kata Direktur Utama BPJS Kesehatan, Fachmi Idris, di Jakarta Pusat, Senin (13/1).

Hingga saat ini, terdapat 772 fasilitas kesehatan yang memberikan pelayanan hemodialisis bagi peserta JKN-KIS.

Menurutnya, pasien yang ditangani JKN-KIS terus bertambah dalam lima tahun terakhir. Pada 2014, BPJS Kesehatan menggelontorkan dana Rp1,91 triliun untuk 1,79 juta pasien hemodialisis dan melonjak jadi Rp4,81 triliun untuk 4,9 juta pasien pada 2018. (Ata/H-2)

Berita Terkini

Read More

BenihBaik.com

Read More

Berita Populer

Read More