Selasa 21 Januari 2020, 19:16 WIB

Tata Kawasan Monas, Lenggang Jakarta Juga Akan Dipindah

Putri Anisa Yuliani | Megapolitan
Tata Kawasan Monas, Lenggang Jakarta Juga Akan Dipindah

MI/Ramdani
Lenggang Jakarta

 

DALAM penataan kawasan Monas, Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan (Citata) DKI Jakarta tidak hanya memindahkan pohon tetapi juga akan memindahkan Lenggang Jakarta.

Kepala Dinas Citata DKI Jakarta, Heru Hermawanto, menyebut area yang ditanami pohon dan kini gundul memang merupakan area plaza dan bukan sebagai RTH lindung atau konservasi. Sehingga, keberadaannya sebagai RTH bisa digantikan dengan area lain. Untuk itu, pihaknya akan mengubah fungsi lahan IRTI yang saat ini sebagai parkir kendaraan roda dua dan roda empat menjadi sepenuhnya RTH.

Baca juga: Bacok Pelajar Saat Tawuran, Siswa SMA di Jaksel Ditangkap

"Area yang sekarang gundul itu memang plaza tapi kemudian oleh UPK Monas ditanami pohon supaya hijau. Nanti kita pindahkan pohonnya ke IRTI. Jadi nanti tidak ada lagi parkir," kata Heru di Balai Kota, Selasa (21/1).

Heru menyebut, didesain awal UPK Monas tetap ingin menyediakan parkir tapi dengan model parkir di bawah tanah. Namun, hal itu urung dilakukan karena nantinya tanah tidak bisa berfungsi maksimal sebagai penyerap air.

Sementara itu, untuk pusat kuliner Lenggang Jakarta rencananya akan dipindahkan ke sisi pintu Monas yang berdekatan dengan Stasiun Gambir. Untuk penataan Lenggang Jakarta di titik pintu Monas dekat Stasiun Gambir akan menunggu sampai Stasiun Gambir tidak lagi menjadi stasiun untuk rute luar Jakarta.

"Kan MRT dan KAI sudah buat perusahaan patungan yang nanti mengelola Gambir. Nanti Gambir juga tidak seramai sekarang karena tidak lagi menjadi stasiun rute jarak jauh. Nah, Lenggang Jakarta akan mulai pindah ke situ," ungkapnya.

Penataan kawasan Monas dilakukan secara bertahap. Saat ini pengerjaan yang dilakukan adalah di sisi selatan. Dimulai dari November lalu, ditargetkan pengerjaan sisi selatan selesai pada Februari nanti. (OL-6)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More