Rabu 22 Januari 2020, 07:00 WIB

Simak Tanda-Tanda Si Kecil Siap Potty Training

Irana Shalindra | Weekend
Simak Tanda-Tanda Si Kecil Siap Potty Training

Unsplash/Laura Ohlman
Ada sejumlah tanda yang dapat menjadi tolok ukur kesiapan balita Anda melakukan potty training.

Sepertinya baru kemarin Anda mengganti popok pertama anak Anda, dan sekarang Anda bertanya-tanya apakah sudah waktunya untuk memulai latihan ke toilet/pispot (toilet/potty training).

Tidak ada usia ajaib di mana anak-anak langsung siap untuk mulai belajar menggunakan toilet. Yang pasti, mereka perlu mengembangkan sejumlah keterampilan fisik dan kognitif yang diperlukan antara usia 18 dan 24 bulan.

Banyak orang tua tidak memulai latihan pispot sampai anak-anak mereka berusia 2,5 tahun sampai 3 tahun, ketika kontrol kandung kemih siang hari menjadi lebih andal. Beberapa anak bahkan tidak tertarik pada latihan pispot sampai mereka mendekati usia 3, atau bahkan 4.

Sebelum usia 12 bulan, anak-anak tidak dapat mengendalikan kandung kemih atau buang air besar mereka, dan beberapa balita yang menunjukkan banyak tanda kesiapan masih secara fisik tidak dapat mengendalikan eliminasi. Bahkan anak-anak yang bisa tetap 'kering' di siang hari, mungkin butuh waktu lebih lama untuk tetap kering di malam hari.

Dilansir dari situs BabyCenter, ada beberapa indikator yang dapat digunakan sebagai tolok ukur kesiapan balita Anda memulai potty training. Perlu diingat bahwa memulai latihan sebelum anak Anda benar-benar siap tidak berarti prosesnya akan selesai lebih cepat. Amat mungkin prosesnya akan memakan waktu lebih lama.

Tanda fisik
Cukup terkoordinasi untuk berjalan, dan bahkan berlari, dengan mantap.
Kencing dalam jumlah yang cukup sekaligus.
Memiliki pergerakan usus yang teratur dan terbentuk dengan baik pada waktu yang relatif dapat diprediksi.
Memiliki periode "kering" setidaknya dua jam atau selama tidur siang, yang menunjukkan bahwa otot kandung kemihnya cukup berkembang untuk menahan air seni.

Tanda perilaku
Dapat duduk dengan tenang dalam satu posisi selama dua hingga lima menit.
Bisa menarik celananya ke atas dan ke bawah.
Punya rasa tidak suka memakai popok basah atau kotor.
Menunjukkan minat pada kebiasaan kamar mandi orang lain (ingin menonton Anda pergi ke kamar mandi atau mengenakan pakaian dalam).
Memberi tanda fisik atau verbal saat ia buang air besar seperti mendengus, jongkok, atau memberi tahu Anda.
Menunjukkan keinginan untuk mandiri.
Sangat bangga dengan prestasinya.
Tidak resisten saat proses belajar menggunakan toilet.
Dalam tahap kooperatif pada umumnya, bukan yang negatif atau bertentangan.

Tanda kognitif
Memahami sinyal fisik yang berarti dia harus pergi dan dapat memberi tahu Anda sebelum itu terjadi atau bahkan menahannya sampai ia punya waktu untuk sampai ke toilet.
Dapat mengikuti instruksi sederhana, seperti "ambil mainan".
Memahami konsep menempatkan barang-barang di tempat mereka seharusnya berada.
Memiliki kata-kata untuk air seni dan tinja. (M-2)

Baca Juga

www.goethe.de

Yuk, Ajak si Cilik Berkenalan dengan Sains

👤Galih Agus Saputra 🕔Rabu 21 Oktober 2020, 02:13 WIB
Simak belasan film sains yang 'ramah' anak di Science Film Festival...
Instagram/Rara Sekar

Hara, Perjalanan Solo Rara Sekar

👤Fathurrozak 🕔Rabu 21 Oktober 2020, 00:10 WIB
Setelah bermusik dengan Banda Neira dan Daramuda Project, Rara Sekar kini punya proyek...
Antara/Adeng Bustomi

Sering Berkelahi Antarsesama, Populasi Kukang Jawa Makin Terancam

👤Putri Rosmalia 🕔Selasa 20 Oktober 2020, 20:05 WIB
Hewan tersebut ternyata memiliki kebiasaan saling menyakiti satu sama lain meski berada dalam satu...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya