Selasa 21 Januari 2020, 14:15 WIB

Liverpool Kukuh di Puncak Klasemen, Robertson Enggan Jemawa

Patrick Pinaria | Sepak Bola
Liverpool Kukuh di Puncak Klasemen, Robertson Enggan Jemawa

AFP/Giuseppe CACACE
Andrew Robertson

 

KEMENANGAN  2-0 yang didapat Liverpoola saat menghadapi Manchester United, Minggu (19/1), membuat the Reds makin kukuh di puncak klasemen sementara Liga Primer Inggris 2019--2020. Kini, klub besutan Juergen Klopp itu mengoleksi 64 poin dan unggul 16 poin dari pesaing terdekat mereka, Manchester City.

Posisi itu membuat peluang Liverpool meraih gelar Liga Primer Inggris semakin terbuka. Mereka butuh meraih 10 kemenangan lagi alias butuh 30 poin untuk mengunci gelar musim ini.

Namun, situasi tersebut ternyata tidak membuat bek Liverpool Andrew Robertson jemawa.

Pemain asal Skotlandia tersebut bahkan tidak ingin buru-buru menilai The Reds punya kans besar meraih gelar, karena perjalanan di kompetisi masih panjang.

Baca juga: Menuju Akhir Penantian Panjang

"Kami tentu ingin mengatakan ya (untuk gelar sudah di tangan). Tetapi, tidak. Kami tidak ingin termakan suasana," ujar Robertson.

"Sampai tanda juara ada di atas kepala kami, kami tidak percaya pada pun. Ya, kami memang memimpin 16 poin, tetapi kami tahu betapa sulitnya hal itu. Kami mengalahkan United dan dalam waktu tiga hari ke depan, kami bertandang ke Wolverhampton. Ini adalah pertandingan yang sangat sulit," tambahnya.

"Kami tahu betapa sulitnya liga ini. Bagaimana klasemen dapat berubah dalam beberapa pekan sehingga tergantung pada kami untuk tetap fokus 100% dan tidak membiarkan kami terpeleset. Jika kami melakukannya, maka kami terus meraih kemenangan dan semoga kami semakin dekat dengan gelar. Kami bisa percaya begitu peluit akhir pertandingan berbunyi," tutur Robertson.

Selanjutnya, Liverpool dijadwalkan bertandang ke markas Wolverhampton Wanderers pada matchday ke-24, Jumat (24/1) dini hari WIB. (OL-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More