Selasa 21 Januari 2020, 10:53 WIB

Sebut Virus Tiongkok Sulit Dihentikan, Australia Lakukan Skrining

Haufan Hasyim Salengke | Internasional
Sebut Virus Tiongkok Sulit Dihentikan, Australia Lakukan Skrining

Peter Parks/AFP
Pesawat Qantas Airbus A380 baru tinggal landas dari Bandara Sydney, Australia, yang akan menerapkan skrining ketat penumpang dari Tiongkok.

 

AUSTRALIA akan mulai melalukan skrining penumpang yang datang dari kota-kota Tiongkok dalam upaya untuk menghentikan penyebaran virus corona baru, ujar kepala petugas medis negara itu, Selasa (21/1). Pihak berwenang memperingatkan wabah akan sulit untuk dicegah.

Pihak berwenang Tiongkok telah mengonfirmasi lebih dari 200 orang telah terpapar virus baru itu, yang menyebabkan jenis pneumonia yang telah menewaskan empat orang di pusat kota Wuhan.

Virus--yang dapat menular dari orang ke orang--mencuat di Wuhan tetapi empat kasus telah dilaporkan di Thailand, Jepang, dan Korea Selatan, meningkatkan kekhawatiran tentang penyebarannya melalui perjalanan udara internasional.

Baca juga : Dikonfirmasi Terjadi Penularan Koronavirus Antarmanusia di Wuhan

Brendan Murphy, kepala petugas medis untuk pemerintah Australia, mengatakan para pejabat biosekuriti akan mulai memeriksa penumpang yang tiba pada tiga penerbangan mingguan ke Sydney, Australia dari Wuhan, Tiongkok mulai Kamis (23/1).

Penumpang akan diberikan pamflet informasi dan diminta untuk melaporkan diri mereka jika mereka demam atau curiga mereka mungkin menderita penyakit itu.

Murphy mengatakan langkah-langkah itu hanya menawarkan perlindungan terbatas.

"Anda tidak dapat sepenuhnya mencegah penyebaran penyakit ke negara ini. Masa inkubasi mungkin seminggu," kata Murphy kepada wartawan di Canberra.

"Ini tentang mengidentifikasi mereka yang berisiko tinggi dan memastikan mereka yang berisiko tinggi tahu tentang hal itu dan tahu cara mendapatkan perhatian medis," terangnya.

Tiongkok adalah sumber turis terbesar ke Australia, dengan lebih dari 1 juta orang tiba tahun lalu.

Sekitar 160 penerbangan tiba di Australia dari Tiongkok setiap minggu, dan Murphy mengakui turis Tiongkok dapat tiba melalui lokasi lain. Hanya ada tiga penerbangan dari Wuhan setiap minggu, tiba di Sydney. (Channel News Asia/Hym/OL-09)

Berita Terkini

Read More

BenihBaik.com

Read More

Berita Populer

Read More