Selasa 21 Januari 2020, 09:36 WIB

KLHK Siap Kembangkan Kawasan Taman Nasional Komodo

Ferdian Ananda Majni | Humaniora
KLHK Siap Kembangkan Kawasan Taman Nasional Komodo

ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso
Pengunjung mengabadikan seekor komodo di Pulau Rinca, Kawasan Taman Nasional Komodo, Nusa Tenggara Timur.

 

KEMENTERUAN Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) akan membangun persemaian modern Labuan Bajo dalam upaya untuk mengatasi kondisi lahan kritis berupa lahan terbuka dan semak belukar yang gersang dan tidak produktif yang masih banyak terdapat di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), termasuk kawasan wisata Labuan Bajo.

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya mengatakan Taman Nasional Komodo yang dikelola pihaknya menjadi daya tarik utama dalam destinasi wisata Labuan Bajo dengan bentang alam, tumbuhan dan hewan yang hidup didalamnya, termasuk 'Sang Naga Komodo'

"Sisi lain Labuan Bajo juga tak kalah menariknya," kata Siti Nurbaya dalam keterangannya di Labuan Bajo, NTT, Senin (20/1).

Menteri LHK menerangkan, Labuan Bajo juga dikenal sebagai tempat terbaik untuk melihat matahari terbenam, spot menyelam dengan panorama bawah air yang mengagumkan, kekayaan wisata bahari, pantai pasir putih atau sekedar berenang di lautnya.

Baca juga : Taman Nasional Komodo Dikelola Berbasis Ekosistem

"Berpertualang dengan menggunakan kapal Phinisi juga menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang akan datang ke sini," sebut Menteri LHK.

Setelah seharian menghabiskan waktu meninjau lapangan, Siti Nurbaya turut sejenak menikmati indahnya panorama di sekitar Kawasan Taman Nasional Komodo pada saat matahari terbenam.

Dia juga sempat mengikuti rapat pembahasan Pengembangan Destinasi Wisata Labuan Bajo, bersama Presiden RI Joko Widodo dan Menteri terkait.

Sebelumnya, pembangunan persemaian juga dalam rangka mendukung destinasi wisata super prioritas Labuan Bajo sebagai salah satu etalase Indonesia, terutama bagi wisatawan mancanegara.

Luas lahan persemaian modern tersebut sekitar 30 hektare, terletak di Satar Kodi, Kelurahan Nggorang, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT. Sejumlah tanaman endemik akan disediakan di persemaian modern ini dan diperkirakan setiap tahunnya bisa memproduksi 1 juta bibit tanaman.

Dengan tersedianya bibit tanaman di persemaian modern, kata Menteri Siti, nantinya akan mendukung upaya penanaman untuk menciptakan lingkungan yang hijau dan indah, udara yang bersih dan segar, lahan yang produktif serta iklim mikro yang teduh dan nyaman, sehingga menciptakan image yang positif dan meningkatkan wisatawan untuk datang. 

"Kebun Bibit Desa ini juga untuk menjamin kebutuhan bibit berkualitas dalam jumlah besar cepat dan berkelanjutan dalam rangka penanaman. Persemaian modern Labuan Bajo direncanakan terintegrasi dengan sumber benih, arboretum, hutan kota dan taman sebagai eco edu-forest," paparnya. (Fer/OL-09)

Berita Terkini

Read More

BenihBaik.com

Read More

Berita Populer

Read More