Selasa 21 Januari 2020, 08:50 WIB

Riza dan Nurmansjah Berebut Kursi DKI-2

Ssr/Ins/Ths/Medcom/J-3 | Megapolitan
Riza dan Nurmansjah Berebut Kursi DKI-2

Medcom.id
Ilustrasi -- Cawagub DKI Jakarta

 

AHMAD Riza Patria dan Nurmansjah Lubis resmi diumumkan sebagai kandidat Wakil Gubernur DKI Jakarta. ­Ketetapan itu tertuang dalam surat nomor 18/B/GERINDRA-PKS/I/2020 yang ­ditandatangani Ketua Umum Partai ­Gerindra Prabowo Subianto dan ­Presiden ­Partai Keadilan Sejahtera ­Sohibul Iman.

Kedua kandidat, Riza (Gerindra) dan Nurmansjah (PKS), bakal bersaing pada Rapat Paripurna DPRD DKI Jakarta untuk menggenapi sisa jabatan wagub periode 2017-2022.

“Hari ini saya membawa surat yang ditujukan kepada Gubernur DKI yang ditandatangani kedua belah pihak. Surat ini menyatakan mencabut surat terdahulu dan kemudian telah setuju mengajukan dua nama cawagub DKI, Nurmansjah Lubis dan Riza Patria,” kata Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, dalam konferensi pers di Gedung DPRD DKI, kemarin.

Wakil Ketua DPRD DKI Muhammad Taufik menambahkan, hari ini, surat ­rekomendasi dua nama kandidat itu akan diserahkan ke Gubernur ­Anies Baswedan untuk kemudian ­disampaikan ke DPRD. Pihaknya pun, terang dia, segera membentuk panitia pemilihan cawagub DKI.

“Insya Allah, kalau enggak ada halangan, mungkin paling lambat awal bulan (Februari) selesai proses pemilihan wagub,” tambahnya.

Terpisah, Ketua DPW PKS DKI Jakarta, Sakhir ­Purnomo, menilai konferensi pers ­pengumuman dua nama ­kandidat cawagub DKI terkesan buru-buru. Ia juga ­sempat meminta penundaan ­pengumuman karena ­beberapa pimpinan PKS DKI masih ada kegiatan. Alhasil, tidak ada perwakilan PKS yang hadir di acara ­tersebut.

“Saya mewakili pimpinan sampaikan usulan untuk ­pengumuman nama calon wakil gubernur kepada teman media ditunda dulu. Pasti akan menjadi pertanyaan, kok bisa PKS tidak muncul. Malah jadi pertanyaan publik, menurut saya kontraproduktif. Kan, kita juga jaga hubungan sebaik mungkin,” ujarnya.

Ia membeberkan bahwa Ahmad Syaikhu dan Agung Yulianto yang sebelumnya dijagokan PKS sebagai kandidat cawagub menggantikan ­Sandiaga Uno legawa tidak masuk kompetisi itu. (Ssr/Ins/Ths/Medcom/J-3)

Berita Terkini

Read More

BenihBaik.com

Read More

Berita Populer

Read More