Selasa 21 Januari 2020, 00:00 WIB

Soal Revitalisasi Monas, Ketua DPRD Sebut Kebijakan Anies Rancu

Insi Nantika Jelita | Megapolitan
Soal Revitalisasi Monas, Ketua DPRD Sebut Kebijakan Anies Rancu

Mi/Bary fatahillah
Kebijakan revitalisasi Monas

 

KETUA Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi menyayangkan penebangan ratusan pohon di kawasan selatan Monas. Ia menilai janggal atas revitalisasi yang dikerjakan Gubernur Anies Baswedan tersebut.

"Kebijakan ini sangat rancu, mengingat di kota-kota dunia besar justru sedang berlomba-lomba menggalakan penghijauan, bukan malah melakukan penebangan," cuit Prasetyo dalam akun twitternya @PrasetyoEdi_, Jakarta, Senin (20/1).

Prasetyo mnegaku baru mengetahui ada sebanyak 190 pohon besar yang ditebang di kawasan Monas sisi selatan, alih-alih revitalisasi dan pembangunan pelataran serta plaza di area itu.

Menurutnya, Komisi D DPRD akan segera memanggil Dinas Cipta Karya Tata Ruang dan Pertanahan (Citata) terkait penjelasan revitalisasi kawasan selatan Monas itu.

Baca juga : Pemprov DKI: Penebangan 205 Pohon di Monas Tidak Kurangi RTH

"Yang saya tahu Monas itu Cagar Budaya, tidak bisa sembarangan seperti itu. Hari ini saya sudah meminta kepada Komisi D yang membidangi pembangunan untuk merespons penebangan pohon tersebut dan melihat masterplan pembangunan yang dilaksanakan," tandas Prasetyo.

Senada, Sekretaris Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dari Fraksi PDI Perjuangan, Pandapotan Sinaga meminta agar proyek revitalisasi tersebut dihentikan lantaran anggaran yang digunakan dari APBD 2019.

"Disetop dulu ini kerjaan (revitalisasi Monas). Tidak ada pekerjaan anggaran 2019 dikerjakan di 2020. Saya minta ini disetop," tegas Pandapotan di kawasan Selatan Monas hari ini. (OL-7)

VIDEO TERKAIT:

Berita Terkini

Read More

BenihBaik.com

Read More

Berita Populer

Read More