Senin 20 Januari 2020, 20:44 WIB

Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja Diharapkan tak Hapus Hak Buruh

Thomas Harming Suwarta | Ekonomi
Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja Diharapkan tak Hapus Hak Buruh

Dok. Pribadi
Arnold Sihite, Ketua Umum Serikat Pekerja Percetakan Penerbitan dan media Informasi SPSI

 

PEMBAHASAN Rancangan Undang-Undang (RUU) Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja diharapkan tidak menghapus hak-hak buruh. Sebaliknya RUU itu diharapkan menjamin perlindungan buruh menjadi lebih baik lagi.

Ketua Umum Pengurus Pusat federasi Serikat Pekerja Percetakan Penerbitan dan Media Informasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Arnold Sihite mengatakan, pihaknya akan mengawal pembehasan RUU tersebut.

"Kami yakin pemerintah dan DPR punya semangat yang sama," kata Arnod Sihite dalam keterangannya kepada wartawan di Jakarta, Senin (20/1).

Baca juga : Draf dan Naskah RUU Cipta Lapangan Kerja Rampung

Adanya aksi demonstrasi dari massa buruh pada hari ini menurut dia adalah bagian dari aspirasi untuk memastikan agar kepentingan tenaga kerja Indonesia terakomodir dengan baik.

"Dalam hal ini tidak mengurangi hak-hak pekerja yang telah diatur dalam UU Ketenagakerjaan sebelumnya," tukas Arnod.

Seperti diketahui RUU Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja mencakup 11 klaster, yaitu: penyederhanaan perizinan, persyaratan investasi, ketenagakerjaan, kemudahan-pemberdayaan-perlindungan UMKM, kemudahan berusaha, dukungan riset dan inovasi, administrasi pemerintahan, pengenaan sanksi, pengadaan lahan, investasi dan proyek pemerintah, serta kawasan ekonomi. (OL-7)

Baca Juga

ANTARA

Dolar Melemah karena Optimisme Pemulihan Ekonomi 

👤Antara 🕔Selasa 02 Juni 2020, 09:09 WIB
Pelaku pasar mencerna serangkaian data ekonomi Amerika Serikat yang menunjukkan tanda-tanda...
Dok.CIMB

Kuartal 1 2020, Aset CIMB Niaga Finance Naik 64%

👤Raja Suhud 🕔Selasa 02 Juni 2020, 07:00 WIB
Di tengah pandemi covid-19 ini, aplikasi digital bisa menjadi solusi bagi calon debitur untuk tetap produktif walaupun berada di...
ANTARA FOTO/Fauzan

Ekonomi AS Mulai Membaik, Harga Emas Turun Tipis

👤Antara 🕔Selasa 02 Juni 2020, 06:57 WIB
Namun penurunan emas tertahan di tengah meningkatnya gesekan antara Washington dan Beijing, protes di Amerika Serikat atas rasisme, serta...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya