Senin 20 Januari 2020, 14:04 WIB

Emil Optimistis Pembangunan Kampus ITB di Cirebon Cepat Rampung

Bayu Anggoro | Humaniora
Emil Optimistis Pembangunan Kampus ITB di Cirebon Cepat Rampung

MI/Bayu Anggoro
Gubernur Jabar Ridwan Kamil usai menghadiri pengukuhan rektor ITB periode 2020-2025, di Bandung, Senin (20/1/2020).

 

GUBERNUR Jawa Barat Ridwan Kamil (Emil) berharap pembangunan kampus ITB di Cirebon bisa segera tuntas. Dengan kepemimpinan baru di bawah Reini Wirahadikusumah selaku rektor ITB periode 2020-2025, sinergitas antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat dengan kampus tersebut bisa lebih terjalin, khususnya dalam pemerataan pendidikan. Emil optimistis di era Reini, pembangunan kampus ITB di Cirebon bisa selesai tepat waktu.

"Mudah-mudahan dalam kepemimpinan Prof Reini bisa dituntaskan secepatnya, sehingga pemerataan pendidikan khususnya di pantura bisa tercapai," kata Emil usai menghadiri pelantikan rektor ITB periode 2020-2025, di Bandung, Senin (20/1).

Saat ini, lanjut Emil, pembangunan kampus ITB Cirebon sedang berjalan. Konstruksi gedung perkuliahan sudah mulai terbangun sehingga dalam waktu dekat sudah bisa digunakan.

Dengan begitu, dia berharap pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan merata bisa segera terwujud di wilayahnya. Terlebih, dengan pengalaman dan tenaga pengajar yang ada, menurutnya ITB mampu mengakselerasi keinginan tersebut yang berdampak terhadap kesejahteraan masyarakat.

"SDM yang unggul basisnya harus bisa bersaing, inovasi. Memiliki kecerdasan iq, akhlak, keberimanan, dan kesehatan fisik," katanya.

Terlebih, pada era yang serba moderen ini, menurutnya memerlukan cara baru dalam mencapai kemajuan.

"Dunia serba baru, kompetitif, ekstrem, terkoneksi, dan terkadang berbahaya. Harus menggunakan cara baru dalam membangun peradaban ini," katanya seraya menyebut penyiapan generasi muda yang unggul mutlak diperlukan.

Mantan rektor ITB periode 2015-2020, Kadarsah Suryadi, mengatakan, kampus ITB Cirebon akan membuka tiga jurusan, yakni teknik industri, planologi, serta seni rupa kriya dan tekstil. Menurutnya, pembangunan ini sebagai wujud pihaknya dalam berkontribusi terhadap pengembangan sumber daya manusia.

Selain itu, kampus baru ini diperlukan mengingat jumlah mahasiswa ITB asal Jawa Barat yang cukup rendah.

"Kedua, kampus di Bandung sudah tidak mungkin dikembangkan, lahannya sudah susah," katanya.

baca juga: Setelah 100 Tahun, ITB Dipimpin Rektor Perempuan

Nantinya, lanjut dia, kampus ITB Cirebon berdiri di atas lahan seluas 30 hektare yang berlokasi di Kecamatan Arjawinangun, Kabupaten Cirebon.

"Kami juga kan punya jurusan oceanografi dan teknologi yang berhubungan dengan laut, jadi perlu kampus yang bisa berhubungan ke luar. Kalau di Bandung kan gunung," katanya. (OL-3)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More