Senin 20 Januari 2020, 11:52 WIB

Tingginya Harga Cabai Akan Berlangsung Lama

Cikwan Suwandi | Nusantara
Tingginya Harga Cabai Akan Berlangsung Lama

MI/Cikwan Suwandi
Kepala Disperindag Karawang Ahmad Suroto melakukan sidak harga cabai di Pasar Baru Karawang, Senin (20/1/2020)

 

DINAS Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Karawang, Jawa Barat memprediksi kenaikan harga komoditas cabai bakal berlangsung lama. Mengingat musim penghujan yang bakal berlangsung hingga dua bulan kedepan dan berakhir jelang lebaran.

"Kenaikan ini dipicu cuaca, sehingga pasokan cabai memang sedikit dan harganya melonjak. Kenaikan harga kemungkinan akan berlangsung lama, karena musim penghujan masih berlangsung hingga dua bulan kedepan. Atau hingga menjelang lebaran," kata Kepala Disperindag Karawang, Ahmad Suroto disela-sela sidak di Pasar Baru Karawang, Senin (20/1).

Suroto mengatakan saat ini harga cabai rawit merah mencapai Rp75.000 per kilogram dari harga Rp40.000 per kilogram. Lalu cabai rawit biasa Rp65.000 per kilogram dari sebelumnya Rp35.000 per kilogram. Sedangkan harga cabai merah keriting Rp55.000 per kilogram, yang sebelumnya Rp30.000 per kilogram.

"Ini memang karena siklus alam. Jadi kami rasa tidak ada upaya penimbunan," katanya.

baca juga: Harga Melonjak, Petani Melinjo di Pidie Gembira

Ia mengaku belum mengetahui pasti cara untuk menurunkan harga komoditas cabai yang diperediksinya bakal terus melonjak naik.

"Kalau operasi pasar itu bisa dilakukan nanti saat menjelang lebaran," pungkasnya. (OL-3)

Baca Juga

MI/Susanto

Gubernur Sumatra Barat Ajukan PSBB

👤Yose Hendra 🕔Jumat 10 April 2020, 16:36 WIB
Irwan mengatakan, perkiraan puncak penyebaran virus korona di Sumbar terjadi di...
Antara

Uskup Manado Berikan Penguatan untuk Umat saat Jumat Agung

👤Antara 🕔Jumat 10 April 2020, 16:36 WIB
Tuhan akan membalikkan tragedi kesengsaraan, karena itu sudah dimulai oleh Yesus sendiri, dan ditunjukkannya pada kebangkitannya nanti pada...
Antara

Gubernur Babel belum Ikut Anies Terapkan PSBB

👤Rendy Ferdiansyah 🕔Jumat 10 April 2020, 14:42 WIB
Sebab, menurut Erzaldi, jumlah pasien positif virus korona atau covid-19 di Babel belum...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya