Senin 20 Januari 2020, 11:16 WIB

DBD Mulai Serang Flores Timur

Ferdinandus Rabu | Nusantara
DBD Mulai Serang Flores Timur

Ilustrasi
Nyamuk demam berdarah

 

PEMERINTAH Kabupaten Flores Timur (Flotim), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) imbau masyarakat waspadai penyakit demam berdarah (DBD) yang menyerang.

Sejak awal tahun lalu tercatat sudah ada 10 kasus DBD yang terjadi, sedangkan sepanjang tahun lalu tercatat ada 66 kasus DBD di Flores Timur dan dua diantaranya meninggal dunia.

Menurut Kasi Surveilance dan imunisasi Dinas Kesehatan Flores Timur Hendrikus Hoyan Balik, pihaknya mulai mengantisipasi gejala DBD yang disinyalir akan tren seiring dengan adanya perubahan cuaca.

''Tahun ini ada 10 kasus terkait DBD yang tersebar di Adonara Timur ada tiga kasus, di Tanjung Bunga tiga kasus, di Larantuka ada dua kasus, dan di Ratulodang dan Titehena masing-masing satu kasus,'' paparnya, Senin (20/1).

Menurut Hendrikus sejumlah upaya pun terus dilakukan petugas untuk mengimbau warga selalu menjaga kebersihan disamping melakukan penyemprotan dan pengasapan atau fogging.

''Kami juga sudah melakukan fogging. Pada bulan Januari ini sudah dua tempat yang kami kunjungi untuk lakukan fogging dan akan terus dilakukan di desa-desa dan kelurahan,'' ujar Hendrikus.

Dia mengjelaskan, untuk stok obat abate dan obat untuk foging juga mampu mencukupi kebutuhan tahun ini yang masih tersedia di puskesmas dan gudang Dinkes. Stok abate sendiri saat ini  masih tersedia sekitar 100 kilogram sehingga masih bisa mencukupi. (OL-2)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More