Senin 20 Januari 2020, 13:15 WIB

Virus Pneumonia Terus Menyebar, Ada 139 Penderita Baru

Rifaldi Putra Irianto | Internasional
Virus Pneumonia Terus Menyebar, Ada 139 Penderita Baru

Ist
Pneumonia Tiongkok Disebabkan Virus Baru Keluarga SARS

 

PEMERINTAH Tiongkok melaporkan 139 kasus pneumonia baru sepanjang akhir pekan kemarin, yang disebabkan merebaknya virus coronavirus. Penyebaran penyakit yang disebut SARS tersebut hingga kini masih sulit dipahami para ahli medis. 

Pejabat setempat mengkonfirmasi bahwa virus itu telah terdeteksi di Beijing dan Provinsi Guangdong, menandai bahwa penyakit itu telah menyebar di luar Wuhan, kota tempat kasus virus pertama kali ditemukan.

Baca juga: Serangan Misil dari Kelompok Houthi Tewaskan 38 Tentara Yaman

Otoritas Kesehatan di distrik Daxing Beijing mengatakan dua orang yang telah melakukan perjalanan ke Wuhan dirawat karena kasus virus tersebut dan berada dalam kondisi stabil.

Di Shenzhen, Guangdong, seorang pria berusia 66 tahun dikarantina pada 11 Januari setelah terserang demam dan menunjukan gejala lain, setelah perjalanan mengunjungi kerabat di Wuhan, kata Komisi Kesehatan Provinsi tersebut dalam sebuah pernyataan.

"Para ahli percaya bahwa situasi epidemi saat ini masih dapat dicegah dan dikendalikan," kata komisi kesehatan Guabgdong, seperti dilansir AFP, Senin (20/1).

Sementara, di Wuhan 136 kasus baru ditemukan pada akhir pekan, dikatakannya di antara kasus-kasus baru di kota Wuhan dirincikan, 66 kasus adalah laki-laki, dan 70 kasus adala perempuan dengan rentang usia 25 sampai 89 tahun.

Komisi kesehatan setempat juga mengatakan, gejala yang dialami seluruh pasien dari 136 kasus baru itu termasuk demam, batuk atau sesak di dada dan kesulitan bernafas.

Dapat disimpulkan, 201 orang itu kini didiagnosis dengan virus yang mengancam seluruh wilayah Tiongkok, setelah sebelumnya 62 kasus ditemukan. Di Wuhan, 170 orang masih dirawat di rumah sakit, termasuk 9 orang dalam kondisi kritis.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan pihak berwenang di seluruh dunia tengah meningkatkan upaya untuk menahan virus tersebut agar tidak tersebar ke tempat lain. Sejumlah negara pun telah meningkatkan langkah-langkah deteksi dini seperti penyaringan penerbangan langsung, misalnya di Hong Kong, pihak setempat mendirikan pos pemeriksaan suhu yang ketat untuk pelancong yang datang dari daratan Tiongkok.

Baca juga: 5 WNI Awak Kapal Ikan Diculik di perairan Malaysia

Di Amerika Serikat, penyaringan penerbangan langsung dilakukan bagi seluruh penumpang yang tiba dari Wuhan di bandara San Francisco, bandara John F. Kennedy, New York, dan bandara di Los Angeles, tempat banyak bandara terhubung.

Dan di Thailand pemeriksaan penumpang yang tiba di Bangkok, Chiang Mai, dan Phuket telah dilakukan dan akan melakukan kontrol serupa di resor pantai Krabi.

Upaya tersebut dilakukan negara-negara lain mengingat sekitar 1,4 miliar warga Tiongkok diprediksi akan melakukan perjalanan di dalam negeri dan luar negeri selama liburan Tahun Baru Imlek yang dimulai minggu ini. (AFP/OL-6)

Berita Terkini

Read More

BenihBaik.com

Read More

Berita Populer

Read More