Minggu 19 Januari 2020, 13:21 WIB

Harga Cabai Merah di Larantuka Rp100 Ribu/kg

Ferdinandus Rabu | Nusantara
 Harga Cabai Merah di Larantuka Rp100 Ribu/kg

MI/Kristiadi
Harga cabai merah di Larantuka naik dari Rp45ribu per kg menjadi Rp100 ribu per kg.

 

CUACA tidak mendukung menjadi salah satu pemicu harga cabai di Larantuka, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur melonjak tajam selama sepekan terakhir. Saat ini harga cabai dijual di pasar di kisaran Rp60 ribu sampai dengan Rp100 ribu per kg.

Pantauan di Pasar Inpres Larantuka Minggu (19/1), kenaikan harga cabai ini mengakibatkan sepi pembeli, sehingga penjual pun merugi. Cabai keriting merah misalnya, saat sebelum Natal dan tahun baru dijual seharga Rp45 ribu/kg, kini naik menjadi Rp100 ribu/kg. Oncu Yan, salah seorang penjual di Pasar Inpres Lrantuka, mengakui kenaikan harga ini sudah sejak lima hari terakhir.

"Barangnya susah dapat sekarang. Saya biasanya dapat pasokan cabai dari Pulau Jawa, yaitu dari Temanggung. Tapi sejak cuaca buruk, pasokan pun berkurang. Biasanya dipasok 3 kilogram setiap dua hari sekali, tetapi sekarang hanya bisa dipasok 2 kilogram tiap dua hari. Cuaca buruk, sehingga mengurangi pasokan. Saat ini saya jual cabai keriting merah seharga Rp100 ribu/kg. Sudah naik sejak 5 hari terakhir. Sebelumnya hanya Rp45 ribu/kg. Begitu juga dengan harga cabai rawit merah, yang sebelunya Rp45 ribu/kg, kini naik menjadi Rp60 ribu/kg," kata Oncu Yan.

Penjual lainnya, Nurman Kaha juga mengakui hal yang sama sehingga sepi pembeli. Hampir sepekan terakhir ini, Nurman juga telah menaikkan harga cabai keriting merah kualitas premium, yang dibelinya seharga Rp60 ribu per kilogram, kini dijual lagi seharga Rp75 ribu/kg.

baca juga: Waspadai Penyakit Baru Muncul Setiap Tahun

"Tiap tahun kalau musim hujan memang susah dapat pasokan cabai karena  banyak tanaman cabai terkena penyakit. Hal yang sama juga terjadi jika musim kemarau panjang, cabai jatuh sendiri dari tangkai pohon sebelum merah sehingga kualitas cabai tidak bagus. Sehingga berkurangnya pasokan yang menyebabkan kenaikan harga. Kenaikan ini sudah hampir seminggu," ungkap Nurman. (OL-3)

 

Baca Juga

Dok DPW NasDem Kalteng

NasDem Kalteng Perkenalkan Paslon Sugianto-Edy

👤Surya Sriyanti 🕔Minggu 25 Oktober 2020, 07:07 WIB
Sembari melihat kebun warga, NasDem Kalteng juga menyampaikan bahwa paslon nomor urut 2 ini memiliki kekuatan pendukung 33 kursi dari 45...
MI/Hijrah Ibrahim

Langgar Netralitas, 98 ASN di Malut Diadukan ke KASN

👤Hijrah Ibrahim 🕔Minggu 25 Oktober 2020, 06:36 WIB
Dari 98 ASN yang terbukti melanggar netralitas pilkada itu, terbanyak berasal dari Kabupaten Kepulauan Sula disusul Halmahera Timur,...
MI/Arnoldus Dhae

Wamen LHK Beri Nama Buaya yang Lahir di Bali Safari Park

👤Arnoldus Dhae 🕔Minggu 25 Oktober 2020, 05:49 WIB
Buaya Sinyulong dikategorikan rentan atau vulnerable dalam daftar merah IUCN karena populasinya kurang dari 2.500 individu dan terus...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya