Minggu 19 Januari 2020, 10:15 WIB

CEO Media Group: Media Indonesia Menjadi Penentu Arah Bangsa

Siswantini Suryandari | Humaniora
CEO Media Group: Media Indonesia Menjadi Penentu Arah Bangsa

MI/SUSANTO
Syukuran 50 tahun Media Indonesia, dengan pemberian santunan kepada 250 anak yatim di Grand Studio Metro TV, Minggu (19/1/2020).

 

USIA 50 tahun merupakan usia yang sangat matang. Demikian juga dengan Media Indonesia yang pada hari ini genap berusia 50 tahun. Sebagai sebuah organisasi, usia 50 tahun merupakan usia yang sudah cukup dewasa.

"Untuk usia peradaban, akan lebih panjang dari ini. Pada 19 Januari 1970 Media Indonesia dilahirkan hanya dengan empat halaman koran. Teuku Yousli Syah tidak pernah membayangkan Media Indonesia akan bisa menembus usia 50 tahun. Usia yang panjang. Tidak banyak media yang bisa menembus usia 50 tahun," kata CEO Media Group, Mirdal Akib saat memberikan sambutan dalam acara Syukuran 50 Tahun Media Indonesia di Grand Studio Metro TV, Minggu (19/1).

Mirdal menambahkan bahwa tantangan yang akan dihadapi Media Indonesia semakin besar.

"Dengan kondisi Media Indonesia sepert sekarang ini, yang mampu menembus 50 tahun, ini bukan tantangan yang berat tetapi tantangan besar. Insya Allah sampai 10 tahun, 30 tahun hingga 50 tahun ke depan Media Indonesia tetap eksis," kata Mirdal optimistis disambut tepuk tangan para hadirin.

Dengan tagline Membawa Suara Rakyat dan kemudian berganti menjadi Jujur Bersuara, lanjut Mirdal ini bukan hanya berubah tagline. Namun Media Indonesia sudah menjadi GPS (global positioning system) atau penunjuk arah bangsa Indonesia.

Ia merujuk pada pemberitaan-pemberitaan di Media Indonesia yang bertujuan untuk perubahan bangsa ke arah lebih baik, termasuk menentukan pemimpin bangsa yang pas.

Mirdal berharap militansi-militansi pendiri Media Indonesia harus ditiru sehingga Media Indonesia terus tumbuh dan berkembang serta beradaptasi dengan perubahan zaman. Hal itu juga menjadi contoh semua unit usaha di bawah naungan Media Group untuk bisa meneladani sikap militansi, bertahan dan menjawab tantangan seperti telah dilakukan para pendiri Media Indonesia.

Sebagai bentuk raya syukur Media Indonesia di hari jadi ke 50, digelar acara syukuran bersama anak-anak yatim. Sebanyak 250 anak yatim ikut menghadiri acara tasyakuran HUT ke-50 Media Indonesia yang berlangsung di Grand Studio Metro TV.

baca juga: BNPB: Penambangan Ilegal di TN Gunung Halimun Salak Ditutup

Anak-anak yatim itu berasal dari Panti Asuhan Attarbiyah, Panti Muslimin, Nurul Janah, Nurul Iman, dan Pesanggrahan. Dalam acara syukuran didahului pembacaan Al Quran surah Ar-Rahman yang dibacakan oleh hafidz Zayan Abdul Haq, siswa kelas 5 SD. Kemudian dilakukan pemotongan tumpeng oleh CEO Media Group Mirdal Akib disaksikan oleh para jajaran Media Group. (OL-3)

Berita Terkini

Read More

BenihBaik.com

Read More

Berita Populer

Read More