Minggu 19 Januari 2020, 02:00 WIB

Inspirasi Komuter di Tren Gaya Pria 2020

Melalusa Susthira K | Weekend
Inspirasi Komuter di Tren Gaya Pria 2020

Miguel MEDINA / AFP
Salvatore Ferragamo

SEKILAS, hujan ekstrem dan badai di beberapa negara seperti jadi inspirasi bagi Miuc­cia Prada, desainer kepala Prada. Dalam koleksi terbarunya yang diperagakan di Milan, Italia, Minggu (12/1), Prada mengeluarkan sepatu mirip bot karet antiair dan beragam jaket dan mantel untuk padanan setelan kerja.

Lebih unik lagi karena sepatu-sepatu bot setinggi betis itu dikenakan di luar celana, baik yang berbahan parasut maupun pantalon. Maka, jadilah tampilan koleksi musim gugur/dingin 2020 itu seperti para pekerja dan eksekutif yang berusaha menghadang cuaca buruk saat bermobilitas.    

Dilansir The Guardian, minggu (12/1), Miuccia menjelaskan jika koleksinya menggambarkan para komuter saat menuju tempat kerja. Namun, bukan pekerja biasa, melainkan orang-orang yang mencintai pekerjaannya dan melakukannya dengan sungguh-sungguh. Maka, ia pun menyebut garis besar idenya sebagai everyday heroism.

“Saya ingin memberi harapan bahwa jika kamu bekerja dengan baik (dan) kamu melakukannya dengan hati dan pikiran, itu adalah sesuatu,” jelas Miuccia.

Di samping jas, koleksi Prada kali ini juga banyak menampilan sweter rajutan wol bermotif tribal dan ada pula rompi rajutan tak berlengan. Sementara itu, setengah koleksi Prada lainnya berusaha merepresentasikan pekerja dengan bidang yang lebih kontemporer.

Ia kemudian banyak menampilkan koleksi yang lebih dinamis serta permainan warna dan grafis yang lebih beragam. Bila koleksi sebelumnya mantel didominasi berwarna gelap, pada koleksinya kali ini mantel berwarna lebih terang dan disemarakkan dengan motif kotak-kotak ataupun kerah berbulu dan aksen lainnya.

Kombo

Selain inspirasi dari para komuter, tren busana pria 2020 juga tampak banyak menampilkan elemen busana hibrida. Ini terlihat dalam peragaan dari Salvatore Ferragamo dan Emporio Armani.  

Salah satu bentuk busana kombo dari Ferragamo ialah pantalon yang dapat diubah menjadi celana selutut ala peselancar. Dilansir Vogue, Direktur Kreatif Ferragamo Paul Andrew memang terinspirasi enam kategori profesi yang umum digeluti pria, salah satunya ialah peselancar.

Lebih lanjut Andrew menjelaskan jika inspirasinya datang dari para milenial yang menggeluti profesi-profesi itu. “Milenial telah meruntuhkan batas-batas sebelumnya dan menan­tang pengelompokan-pengelompokan yang ada,” ujarnya.

Lima kategori profesi lainnya yang menjadi inspirasi koleksi itu ialah pengusaha, pelaut, pembalap, tentara, dan pengendara sepeda motor. Andrew kemudian menciptakan desain baru dengan memadukan gaya-gaya dari profesi-profesi itu.

Koleksinya banyak bermain dengan padu padan beragam outer yang menampilkan jas, mantel, jaket, parka, hingga sweter. Misalnya, atasan setelan jas pengusaha dipadankan dengan bawahan pendek peselancar. Beberapa busana juga tampak merupakan satu setelan dengan atasannya yang seolah merepresentasikan fungsionalitas dan beberapa lainnya menggunakan bahan kulit.

Sementara itu, koleksi Emporio Armani lebih menampilkan sejumlah koleksi busana formal pekerja kantor dengan jas ataupun parka yang dipadankan dengan celana bahan.

Armani juga mengeluarkan koleksi serbamerahnya, baik atasan maupun bawahan, yang dipadankannya dengan warna hitam. Ada juga mantel fungsional panjangnya dengan banyak saku.

Rumah mode ini juga memamerkan beberapa pakaian futuristik, yakni koleksi busana skinya ‘EA7’ dan koleksi ‘R-EA’ berwarna gelap dan dekat dengan gaya streetwear, yang sebagian besar menggunakan wol dan kasmir.

MSGM

Koleksi menarik lainnya datang dari brand MSGM. Perancang busana Massimo Giorgetti memamerkan koleksi dengan mencampurkan sinematografi, horor, dan mode. Giorgetti berkolaborasi dengan sutradara film horor Dario Argento, yang menyuguhkan koleksi busana bernuansa gelap dan misterius.

Giorgetti banyak bermain dengan warna gelap yang sengaja ditabrakan dengan warna terang, seperti ungu, kuning, hijau, ataupun pink. Koleksi busananya juga bermain dengan sejumlah motif print halusinasi dan kerap menyematkan scarf lilit.

Giorgetti berhasil memadukan setelan pakaian dengan outer yang dirancang khusus dengan gaya autentik khas MSGM seperti jaket washed denim gelap yang sengaja dicuci dengan pewarna terang berlebihan, memberikan identitas kuat bagi yang mengenakannya tanpa mengenyampingkan fungsiona­litasnya. (M-1)

Baca Juga

MI/USMAN ISKANDAR

Rayhan Aldrich Putera Yeoh: Ukir Prestasi dengan Bermain Rubik

👤Bagus Pradana 🕔Minggu 01 November 2020, 03:30 WIB
RAYHAN Aldrich Putera Yeoh, 13, atau yang sering disapa Rayhan ini ialah bocah kecil yang lihai dalam memainkan rubik dengan tingkat...
MI/USMAN ISKANDAR

Muhammad Iqbal Qudus: Impersonator Penyanyi Indonesia

👤Bagus Pradana 🕔Minggu 01 November 2020, 03:25 WIB
SOSOK Muhammad Iqbal Qudus, 29, sempat viral setelah meniru karakter suara penyanyi-penyanyi...
MI/USMAN ISKANDAR

Yusa Bella Putra: Tiru Suara Tokoh Dunia

👤Bagus Pradana 🕔Minggu 01 November 2020, 03:20 WIB
Tiga anak muda ini telah mendapat banyak manfaat dari bakat yang mereka...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya